Populasi Sapi DIY Turun Karena Dipasok ke Luar Daerah

Kamis, 05 September 2013 14:29 WIB
Populasi Sapi DIY Turun Karena Dipasok ke Luar Daerah

Harianjogja.com, JOGJA- Semakin menurunnya populasi sapi di DIY disebabkan karena selama ini DIY tidak hanya memasok kebutuhan konsumsi lokal tetapijuga luar daerah.

Kepala Dinas Pertanian DIY, Sasongko mengatakan berkurangnya sapi di DIY karena selama ini DIY tidak hanya memasok kebutuhan konsumsi lokal.

Namun, sapi DIY juga banyak digunakan untuk mensuplai beberapa daerah seperti Jawa Barat dan DKI Jakarta.

"Suplai ternak ke luar DIY ini juga membuat stok berkurang. Namun kami akan mengambil langkah agar populasi sapi bisa digenjot sehingga produksinya lebih cepat," ujar dia, Selasa (3/9/2013).

Dia menjelaskan, selama ini Pemda DIY telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan populasi sapi. Salah satunya yakni dengan memberikan insentif Rp600.000 untuk sapi bunting berusia lima bulan.

“Pemerintah DIY akan berupaya untuk terus menggenjot populasi sapi, salah satunya melalui kebijakan pemberian insentif tersebut,” kata dia.

Tak hanya itu, Pemda DIY juga mengeluarkan kebijakan melarang pemotongan sapi bunting dan dalam waktu dekat akan diberlakukan juga pemberian pakan berkualitas bagi sapi putih agar lebih produktif dalam menghasilkan anakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online