KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Harianjogja.com, JOGJA- Semakin menurunnya populasi sapi di DIY disebabkan karena selama ini DIY tidak hanya memasok kebutuhan konsumsi lokal tetapijuga luar daerah.
Kepala Dinas Pertanian DIY, Sasongko mengatakan berkurangnya sapi di DIY karena selama ini DIY tidak hanya memasok kebutuhan konsumsi lokal.
Namun, sapi DIY juga banyak digunakan untuk mensuplai beberapa daerah seperti Jawa Barat dan DKI Jakarta.
"Suplai ternak ke luar DIY ini juga membuat stok berkurang. Namun kami akan mengambil langkah agar populasi sapi bisa digenjot sehingga produksinya lebih cepat," ujar dia, Selasa (3/9/2013).
Dia menjelaskan, selama ini Pemda DIY telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan populasi sapi. Salah satunya yakni dengan memberikan insentif Rp600.000 untuk sapi bunting berusia lima bulan.
“Pemerintah DIY akan berupaya untuk terus menggenjot populasi sapi, salah satunya melalui kebijakan pemberian insentif tersebut,” kata dia.
Tak hanya itu, Pemda DIY juga mengeluarkan kebijakan melarang pemotongan sapi bunting dan dalam waktu dekat akan diberlakukan juga pemberian pakan berkualitas bagi sapi putih agar lebih produktif dalam menghasilkan anakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Cuaca panas menjadi tantangan 64 tim KMHE 2026 di Unej karena memengaruhi performa mesin, kelistrikan, ban, hingga baterai kendaraan.
Pangkogabwilhan III menyebut dua pimpinan OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Aifat, Maybrat, Papua Barat Daya.
Dua gempa mengguncang Sumba dan Aceh selang 41 menit 41 detik. Pakar menjelaskan keduanya tidak berkaitan secara tektonik.