IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Ilustrasi Sendratari Ramayana (JIBI/Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
Harianjogja.com, SLEMAN—Festival Ramayana Internasional 2013 akan kembali digelar di Panggung Terbuka Ramayana Candi Prambanan mulai 6 – 9 September 2013.
Rencananya pementasan ini diikuti sembilan negara di Asia yang memiliki kesamaan jenis kesenian tersebut.
Plt.Direktur Pembinaan Kesenian dan Perfilman Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Gendro Nurhadi mengatakan kedelapan negara, antara lain Kamboja, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan tuan rumah Indonesia.
“Masing-masing negara mengirimkan satu kontingen dengan jumlah anggota 25 orang. Sedangkan Indonesia mengirim dua kontingen yang diwakili Bali dan DIY,” kata Gendro Nurhadi saat jumpar pers di gedung pertunjukan Candi Prambanan, Kamis (5/9/2013).
Gendro menambahkan festival ini sebenarnya sudah pernah digelar di Indonesia pada tahun 1971. Jadi sekitar 42 tahun festival internasional ini baru bisa kembali di gelar.
“Kenapa memilih di Prambanan karena di sini view paling bagus. Di sini satu-satunya di dunia yang memiliki panggung pementasan dengan latar Candi Prambanan atau yang menggambarkan kisah Ramayana itu sendiri,” kata Gendro.
Pimpinan Yayasan Roro Jonggrang Prof. Timbul Haryono mengatakan dalam pementasan sendratari ini akan dipentaskan sepuluh episode berbeda dari epos Ramayana. Masing-masing kontingen akan menampilkan dengan durasi 30 menit.
“Dalam penampilan Sendratari Ramayana tersebut akan diiringi musik hidup tradisional yang ada di tiap negara peserta. Kalau ditotal, seluruhnya melibatkan lebih dari 500 seninam dari dalam dan luar negeri,” tambah Timbul yang mengatakan pementara ini mengangkat tema “Similarity in Diversity”.
Timbul menambahkan, tujuan diadakannya festival ini untul melihat dan merevitalisasi sejauh mana perkembangan epos Ramayana yang sudah secara universal diadopsi di negara-negara Asia. Bukan hanya persamaannya cerita namun juga masuknya budaya lokal dalam kisah tersebut.
“Kami berharap dalam acara ini bisa juga menjadi pemersatu negara-negara yang memiliki peninggalan yang sama, yakni kisah Ramayana. Meskipun akan disajikan dengan berbeda-beda namun masih bisa dikemas dengan kisah yang sama,” kata Timbul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.
Apple mengusulkan komisi 15% untuk transaksi melalui tautan pembayaran di luar App Store. Tarif berbeda berlaku bagi pengembang tertentu.