Juara Piala Dunia Ternyata Tak Bisa Membawa Pulang Trofi Asli
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Harianjogja.com, JOGJA-Rencana penyertaan modal senilai Rp500 juta oleh Pemerintah Kota Jogja untuk XT Square ditentang Dewan.
Sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD mengaku tidak akan memberi persetujuan terkait dengan penyertaan modal tersebut. Alasannya, sejauh ini, belum ada kontribusi nyata dari tempat tersebut untuk pemasukan daerah dan peningkatan perekonomian masyarakat.
"Sejauh ini apa kontribusinya? Lha kok tiba-tiba ada muncul Rp500 juta untuk penyertaan modal XT Square. Padahal yang dibutuhkan bukan penambahan modal tetapi program," kata Antonius Fokki Ardiyanto, anggota Komisi A, Kamis (5/9/2013).
Menurutnya, sepinya pengunjung di pusat kerajinan tersebut bukan sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengelola tapi juga masih menjadi tanggung jawab Pemkot Jogja.
Selama ini, dia melihat tidak ada program jelas dari Pemkot untuk meramaikan tingkat kunjungan ke tempat tersebut. "Pemkot seharusnya bisa menerapkan konsep seperti di Bali. Jalur bus wisatawan bisa dilewatkan daerah tersebut serta gencar berpromosi," jelasnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua II DPRD Jogja, Ali Fachmi. Bahkan Ali mengancam penyertaan modal itu akan digagalkan. "Sampai saat ini kontribusinya kan juga belum ada. Ini mau minta lagi," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Ekonomi Batang tumbuh 7,74% pada 2025, lampaui nasional. Bupati Faiz raih penghargaan bergengsi.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.
BEM Soloraya gelar demo di DPRD Solo, sampaikan 9 tuntutan dari isu nasional hingga sampah Putri Cempo.
Shafiyah Expo 2026 digelar di JEC Jogja pada 19-21 Juni dengan pasar halal, UMKM syariah, Pure Talks, dan kajian ulama nasional.