BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengakui persentase bagi hasil penambangan pasir besi yang masuk ke kas Kulonprogo jumlahnya relatif kecil. Di lain pihak, dia mengajak warga penentang penambangan untuk berdiskusi.
“Ya persentase itu sifatnya selalu berubah-ubah. Saya senang dengan pernyataan PPLP [Paguyuban Petani Lahan Pantai] yang menilai bagi hasil dari hasil tambang terlalu kecil," kata Hasto Wardoyo, Minggu (8/9/2013).
Ia bahkan berharap ada gerakan yang bisa mendongkrak persentase bagi hasil tambang tersebut. Masalah yang dihadapi saat ini adalah pihaknya diikat oleh undang-undang dalam bidang mineral dan batu bara (minerba).
Meski demikian Hasto menyatakan, tetap akan memfasilitasi penambangan pasir besi bisa tetap berjalan di pesisir Kulonprogo.
Sebelumnya, Ketua PPLP Supriyadi mengatakan bagi hasil tambang bagi Indonesia kurang menguntungkan. Ia mengakui jika dilihat dari jumlah, Kulonprogo memang akan mendapatkan miliaran rupiah, amun bila dilihat prosentasenya, sangat kecil, yaitu hanya 3%.
"Itupun harus dibagi antara pemerintah pusat, DIY serta kabupaten," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.