Rekening PPPK dan OB Dipakai Menampung Uang Korupsi Muara Enim
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
Harianjogja.com, JOGJA - Masa pinjam pakai 20 bus Trans Jogja akan habis pasa Desember 2013. Pemda DIY mendesak agar bus itu dapat dikelola lagi.
Walikota Jogja Haryadi Suyuti menyatakan bila diperlukan, Pemerintah Kota Jogja akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sendiri khusus transportasi untuk mengelola 20 bus Trans Jogja tersebut yang sekarang ini mangkrak.
“Kalau itu diperlukan ya kenapa tidak,” kata Haryadi usai mengisi program siaran Angkringan Pakde Harjo di Griya Harian Jogja, Jumat (7/9/2013).
Haryadi mengatakan sekarang ini Pemda DIY mendesak agar bus itu dapat dikelola lagi. Bus tersebut sesuai surat Pemda DIY Nomor 656/1129 14 Maret 2013, akan segera habis masa pinjam pakainya pada Desember. Oleh karena itu, Pemkot diminta segera memberikan kepastian maksimal September.
Haryadi juga menyesalkan kondisi 20 bus Trans Jogja itu yang sekarang rusak. Karena persoalan itu, Haryadi mempertanyakan bagaimana selama ini perawatan yang dilakukan operator PT Jogja Tugu Trans. “Saya minta bus dikembalikan dalam kondisi layak jalan,” pintanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Ekonomi Batang tumbuh 7,74% pada 2025, lampaui nasional. Bupati Faiz raih penghargaan bergengsi.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.