Rekening PPPK dan OB Dipakai Menampung Uang Korupsi Muara Enim
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
A shipment of copper is seen in the port of Valparaiso city, about 121 km (75 miles) northwest of Santiago, June 29, 2009. REUTERS/Eliseo Fernandez
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pembangunan pabrik pengolahan pig iron di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates akan dilakukan mulai November mendatang.
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Astungkoro mengatakan proses pembayaran kompensasi lahan kepada warga sudah mendekati selesai.
"Jadi secepatnya, 3 November nanti pembangunan pabrik sudah bisa dilakukan karena kebutuhan lahan telah tercukupi," ujar Astungkoro kepada wartawan, usai menghadiri acara pembayaran kompensasi lahan tahap tiga di Rumah Makan Pandansari, Pantai Glagah, Senin (9/9/2013).
Selanjutnya, dia berharap PT Jogja Magasa Iron (JMI) tidak terkatung-katung dalam melakukan pemetaan lahan.
Hal itu menurutnya sangat penting agar JMI dapat fokus secara maksimal ke pembangunan konstruksi pabrik tanpa harus ada permasalahan yang berkaitan dengan kebutuhan lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap rekening PPPK dan office boy diduga dipakai menampung uang korupsi kasus pengadaan di Muara Enim. Barang bukti Rp1,9 miliar disita.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Ekonomi Batang tumbuh 7,74% pada 2025, lampaui nasional. Bupati Faiz raih penghargaan bergengsi.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.