Tragis! Siswi SD di Jenar Sragen Tewas dengan Luka Sajam
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Produk pangan rakyat, tahu dan tempe menghilang di pasar wilayah Kulonprogo. Akibatnya, para pembeli bingung mencari lauk murah tersebut.
Pantauan Harian Jogja Senin (9/9/2013), di Pasar Wates dan Pasar Sentolo, pedagang tempe dan tahu tidak menggelar dagangan. Di los pasar, para pedagang meninggalkan begitu saja ember dan tampah yang biasa digunakan sebagai wadah makanan tersebut.
Sejumlah warga yang ingin membeli tempe-tahu dibuat kecewa karena mereka hanya mendapati tempe busuk yang ditinggalkan para pedagang di sekitar los pasar.
Pasalnya, mereka sudah mendatangi lebih dari satu pasar tradisional untuk mencari produk olahan kedelai itu tapi tidak membuahkan hasil.
Ngadiyati,37, warga Wates mengaku kecewa dengan aksi mogok produksi tersebut. Dia mengaku kebingungan mencari bahan lauk pengganti yang harganya terjangkau.
“Ya tentu saja kecewa karena mau beli tempe dan tahu supaya murah dan terjangkau tapi malah tidak ada produksi. Ya sudah mau bagaimana lagi,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Ekonomi Batang tumbuh 7,74% pada 2025, lampaui nasional. Bupati Faiz raih penghargaan bergengsi.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.