Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi pedagang pasar tradisional. (JIBI/Bisnis/Dok.)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Pedagang pasar Argosari Gunungkidul akan dikenai pajak penghasilan sebesar 1%.
Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Wonosari Soleh Abdulrahman mengatakan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 46/2013 tentang Pajak Penghasilan (PPh) sasarannya adalah pelaku usaha kecil menengah (UKM) terutama pedagang di pasar-pasar.
Dalam peraturan yang mulai berlaku pada 1 Juli 2013 lalu itu, para pelaku UKM yang berpenghasilan kurang dari Rp4,8 miliar per tahun, maka dikenakan PPh sebesar 1 persen.
Menurut Soleh, di Pasar Argosari ada sekitar 700 pelaku usaha, namun yang memiliki kios permanen sekitar 300. “Angka tiga ratus ini menjadi potensi wajib pajak” kata dia.
Soleh mengakui, untuk pembayaran pajak baru UKM ini belum optimal. Maka pihaknya terus terus berupaya mensosialisasikan pelan-pelan, memberikan pemahaman, dan mendampingi tata cara pelaporan pendapatan usaha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Mengenal sejarah Gedung Agung Jogja, dari era kolonial Belanda hingga menjadi saksi perjuangan kemerdekaan dan pusat agenda kenegaraan.
Khalyana Zahira, siswi MAN 1 Lubuklinggau, berhasil menjadi Paskibraka Nasional 2026 dan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran harus berjalan beriringan dalam Malam Tirakatan HUT ke-81 RI.
Sebanyak 683 dari 794 BTS terdampak gempa NTT telah pulih. Komdigi mencatat 111 site masih mengalami gangguan.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.