Mendagri Soroti Tim Sukses Jadi Honorer, Bebani APBD Daerah
Mendagri Tito Karnavian menyoroti banyak tim sukses masuk tenaga honorer hingga membebani APBD dan meningkatkan belanja pegawai daerah.
Harianjogja.com, JOGJA–Investor pasar modal di DIY masih mengalami pertumbuhan hingga 20% meskipun saat ini kondisi pasar modal sedang melemah.
Kepala Informasi Pasar Modal Bursa Efek Indonesia (BEI) Jogja Irfan Noor Riza mengatakan, pertumbuhan investor di DIY saat ini masih menggembirakan meski pasar secara global maupun Indonesia sedang lesu.
“Dari sisi investor masih ada pertumbuhan, selama dua bulan terakhir ada pertumbuhan investor sekitar 20 persen,” ujar dia, Sabtu (21/9/2013).
Dia mengatakan, pertumbuhan itu didorong dari efektifnya pembentukan pojok-pojok bursa yang tersebar di 13 kampus di wilayah DIY. Menurut dia, sebagian besar investor baru tersebut berasal dari kalangan mahasiswa.
Terutama mahasiswa dari universitas yang dilengkapi dengan fasilitas pembelajaran bursa saham atau pojok bursa.
Investor baru tersebut, sebagian besar memang investor ritel yang sedang mulai mencoba berinvestasi di pasar modal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendagri Tito Karnavian menyoroti banyak tim sukses masuk tenaga honorer hingga membebani APBD dan meningkatkan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pantau SPMB 2026 di Semarang, pastikan lancar, tanpa titip-menitip, dan sistem berjalan aman.
Harga Pertamax naik membuat pekerja di Jogja tetap pilih BBM non subsidi meski antre Pertalite makin panjang di SPBU.
Polda Metro Jaya gerebek dua lokasi judi berkedok arena game di Jakbar dan Jakut, amankan 60 orang dan ratusan mesin permainan.
India protes keras AS usai serangan kapal di Teluk Oman yang menewaskan tiga pelaut, memicu ketegangan diplomatik dan regional.
Barantin memperkuat sistem karantina ekspor untuk meningkatkan daya saing komoditas Indonesia dan memperluas akses pasar internasional.