Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Harianjogja.com, JOGJA- Pergelaran tari klasik Jawa kerap dilangsungkan di gedung pertunjukan. Apa jadinya, bila tari itu dimainkan di tepi jalan sehingga menjadi tontonan sejumlah pengendara kendaraan, seperti yang ditunjukkan Kina Dance saat tampil di Jalan Mangkubumi Jogja, Minggu (22/9/2013).
Mengenakan blangkon lengkap dengan jarit, sebanyak 10 penari dari Kina Dance tampil selama 20 menit, membawakan tari klasik Jawa Jogja, jenis Gagah. Tari ini merupakan termasuk gerakan dasar yang mengusung pesan maskulinitas dari diri seorang raja.
“Tari ini bermula dari seorang raja yang harus bersolek tapi bersoleknya secara gagah tidak seperti
kaum wanita,” kata koreografer Kina Dance, Agus Sukina, saat ditemui Harian Jogja di Jalan Mangkubumi, Minggu (22/9/2013).
Tari ini pada umumnya dimainkan di gedung pertunjukan atau dalam lingkungan kraton. Kendati baru pertama kali tampil di jalanan, penari tidak grogi. Mereka tidak menggubris perhatian pengguna lalu lintas yang tertuju pada setiap lekuk tubuh yang mereka peragakan.
“Pentas ini sekaligus untuk meresapi kembali esensi dari joget Mataram, yakni greget, sawiji, sengguh dan ora mingkuh, yang intinya selalu berkonsentrasi dan tidak terpengaruh gangguan dari luar,” beber Agus.
Aksi Kina Dance merupakan bagian dari perhelatan Jogja Internasional Street Performance (JISP) yang pada tahun ini mengusung konsep tampil di jalanan, sepanjang Jalan Mangkubumi sampai Malioboro.
Menurut Agus, tantangan panitia JISP dengan mengajak peserta tampil di jalanan secara tidak langsung menjadi sebuah kampanye bagi Jogja dalam mendapatkan predikat sebagai kota tari.
Namun, di satu sisi, ia melihat kalau gedung pertunjukan yang ada di Jogja masih minim padahal komunitas tari di Jogja menjamur. “Pemerintah tidak usah bingung-bingung mengelola dana keistimewaan [Danais]. Bangun saja gedung pertunjukan yang banyak,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.