Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harianjogja.com, BANTUL - Anggota DPRD Bantul akan menjalani pemeriksaan kesehatan mata didanai dari pos anggaran kesehatan anggota dewan APBD 2013. Pemeriksaan mata secara serentak Rabu (25/9/2013) melalui rekanan pihak ketiga Sekretariat DPRD Bantul.
Sekretaris Dewan (Sekwan) Bantul Helmi Jamharis mengatakan pemeriksaan mata anggota dewan akan menyasar sebagian dari jumlah anggota atau sebanyak 23 orang untuk mengetahui kesehatan mata setelah 22 anggota dewan lain pada periode sebelumnya.
"Pemeriksaan mata ini bagian dari fasilitas kesehatan yang diperoleh anggota dewan dan keluarganya melalui salah satu mitra pihak ketiga yang akan mendatangkan dokter," kata Helmi, Senin (23/9/2013).
Menurut Helmi, pemeriksaan mata anggota dewan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi kesehatan mata. Mana kala ada anggota dewan ditemukan kekurangan baik mata minus maupun plus dapat ditindaklanjuti secara dini melalui rekanan asuransi bernama Bumida.
Dia menambahkan apabila memang pemeriksaan mata tidak menemukan adanya gangguan penglihatan maka tidak perlu memaksakan diri mengenakan kaca mata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.
Candi Ijo menjadi ruang perjumpaan batik, wastra, sejarah dan masyarakat lewat “Sehari di Candi” pada Hari Batik Nasional.
Marc Marquez percaya diri menghadapi GP Indonesia di Mandalika setelah meraih 37 poin dan kemenangan di GP Jepang.
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.