BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Ilustrasi pementasan teater (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, JOGJA—Apa jadinya bila naskah Kapai-kapai karya Arifien C Noer dipentaskan menggunakan bahasa Jawa bukan bahasa Indonesia? Inilah yang akan dilakukan Kalanaru Theatre Movement saat tampil di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Jl. Sriwedani pada 16-18 Oktober nanti.
Dalam pentas berdurasi selama 90 menit ini, Kalanaru Theatre Movement akan berkolaboroasi dengan pemain Sanggar Bangun Budaya asal, Dusun Sumber, Magelang, yang kesehariannya bersinggungan dengan seni tradisi.
"Kami sengaja memilih bahasa Jawa supaya naskah itu bisa mudah diterima oleh segala lapisan masyarakat," kata Ibed Suyana Yuga, sutradara Kalanaru Theatre Movement, Senin (23/9/2013).
Hanya saja, penggunaan bahasa Jawa, kata Ibed bukan tanpa kendala. Pasalnya, tidak semua naskah asli Kapai-kapai bisa di ubah ke Bahasa Jawa. Ibed mencontohkan, kalimat cermin tipu daya yang dalam bahasa Jawanya sulit untuk dicari padanan katanya. "Namun, mau tidak mau kami harus mencarinya," ucapnya.
Naskah Kapai-kapai dibuat 1970 silam. Naskah yang pernah menjadi salah satu karya dalam antologi seratus tahun drama Indonesia ini dipilih Kalanaru Theatre Movement karena menggambarkan potret sosial bangsa Indonesia saat ini. Dimana para pemimpin masih saja mementingkan syahwat politik kendati harus melukai rakyatnya.
"Harapannya, pentas ini bisa menjadi kontrol dan edukasi bagi penonton untuk kritis dengan kebijakan penguasa," katanya.
Ibed menyebut naskah yang ia mainkan ini sebagai bentuk gerakan budaya dalam menerapkan teater sebagai pintu masuk untuk mempelajari, mengintepretasi, lalu mempresentasikan kebudayaan suatu masyarakat.
Menurutnya, hal ini tidak banyak dilakukan kelompok teater di Jogja yang hanya menjadikan teater sebagai pertunjukan saja. "Karena teater bukan sekadar melakukan kerja namun jaga harus memiliki visi dan misi yang luhur dalam mengembangkan kebudayaan masyarakatnya," ucapnya.
Pentas Kapai-kapai secara garis besar berkisah tentang tokoh Abu yang berusaha mencari cermin tipu daya. Dengan segala cara ia berusaha mendapatkan cermin yang digambarkan mampui memberi kebahagiaan bagi siapa saja yang memilikinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Manunggal Fair Kulonprogo 2026 digelar tanpa APBD dan melibatkan 125 UMKM lokal. Pengunjung hingga hari ketujuh melampaui 100 ribu orang.
Lionel Messi akan menjalani laga terakhir bersama Argentina melawan Benin. Lionel Scaloni memprediksi momen itu sangat emosional.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.
Zinedine Zidane membela Cristiano Ronaldo yang disorot usai meninggalkan timnas Portugal dan mengenang kesuksesan mereka di Real Madrid.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.