Kampung Celana Dalam Klaten Bertahan di Tengah Krisis
Sentra konveksi pakaian dalam di Tempursari Klaten bertahan di tengah kenaikan bahan baku dan turunnya permintaan, untung tergerus 50 persen.
Harianjogja.com, JOGJA – Industri perhotelan ke depan akan semakin pesat mengingat tahun ini jumlah hotel yang berdiri semakin meningkat. Seiring dengan pertumbuhan perhotelan tersebut kebutuhan tenaga kerja di sektor ini juga semakin tinggi.
“Sampai tahun 2015 jumlah hotel yang akan berdiri ada 25 hotel, dari lima yang sudah berdiri saat ini. Melihat pesatnya pertumbuhan tersebut, kebutuhan tenaga kerja di bidang ini juga akan semakin meningkat,” ujar Direktur Operasional PT Intiwhiz International Ndang Mulyadi dalam jumpa wartawan, Kamis (26/9/2013) di Whiz Hotel, Jogja.
Ndang mengatakan tidak mudah untuk mencari tenaga kerja yang terampil di bidang perhotelan, baik dalam sisi ketrampilan pelayanan maupun manajemennya. Selain pesatnya perkembangan industri ini, sumber daya manusia yang tersedia sangat terbatas. Kebutuhan tenaga kerja perhotelan setidaknya mencapai 1.800 orang per tahunnya.
“Di Whiz sendiri kami setidaknya memerlukan 30 orang untuk operasional satu hotel. Jadi sekarang ini industri perhotelan kekurangan pasokan tenaga kerja. Padahal setiap tahunnya kami, rata-rata kami membuka lima sampai sepuluh hotel baru,” papar Ndang.
Sampai tahun ini ada sekitar lima hotel sampai delapan hotel yang dimiliki oleh Intiwhiz. Melihat kondisi demikian, PT Intiwhiz International melalui Intiland Fondation akan mendirikan sekolah perhotelan Intesa School of Hospitality.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sentra konveksi pakaian dalam di Tempursari Klaten bertahan di tengah kenaikan bahan baku dan turunnya permintaan, untung tergerus 50 persen.
Pemerintah dorong kemandirian energi untuk kurangi impor. BBM subsidi dipastikan tetap aman di tengah gejolak global.
Sultan HB X menegaskan pelestarian purbakala penting untuk menjaga jati diri bangsa. Mahasabha Purbakala dideklarasikan di Jogja.
Simak cara mudah membedakan souvenir Piala Dunia 2026 asli dan palsu agar tidak tertipu saat berburu merchandise.
Menteri Ekraf menyebut Jogja jadi panutan ekonomi kreatif nasional berkat kekuatan budaya, inovasi, dan SDM unggul.
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.