Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul direncanakan tiba di kampung halaman pada Selasa (29/10) depan. Jemaah haji yang tergabung dalam kloter 22 Embarkasi Adisumarmo Solo atau SOC itu saat ini tengah melaksanakan tawaf ifadah.
Kasi Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Gunungkidul Mukhotib mengatakan, tawaf ifadah merupakan salah satu rukun haji yang harus dilakukan oleh semua jemaah haji. Tawaf ifadah dilakukan setelah jemaah melakukan wukup di arafah.
Namun sebagian jemaah haji Gunungkidul, kata Mukhotib, ada yang sedang beribadah di Masjid Al-Haram karena sudah selesai tawaf ifadah. Selanjutnya jemaah akan pulang.
“Informasi dari petugas kita di Mekah 28 Oktober mulai pulang dan sampai di Gunungkidul pada 29 Oktober, pukul 14.00 WIB,” kata Mukhotib, Senin (21/10/2013)
Sesampainya di Gunungkidul, jemaah haji akan disambut Bupati Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari. Sementara sepanjang ritual ibadah haji, tambah Mukhotib, semua jemaah haji Gunungkidul dinyatakan sehat semua. Meski ada beberapa yang kelelahan.
“Satu yang sakit karena bawaan dari Indonesia. Sementara yang lain hanya kelelahan, wajar ibadah haji memang ibadah cukup melelahkan,” tandas Mukhotib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.
Pemkab Gunungkidul menggandeng Fakultas Psikologi UGM membuka layanan kesehatan jiwa di puskesmas untuk memperkuat pencegahan bunuh diri.