Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Harianjogja.com, JOGJA-Ribuan warga telah memadati kawasan Jalan Malioboro dan sekitar alun-alun utara Jogja, tempat digelarnya kirab dhaup ageng GKR Hayu dan KPH Notonegoro, Rabu (23/10/2013) pagi.
Warga rela berdesak-desakan sejak pagi menunggu kirab pengantin putri kraton Ngayogyakarta tersebut. Beberapa warga menggunakan payung untuk melindungi dari sinar matahari yang mulai terik.
Warga yang kebanyakan kaum perempuan mulai anak-anak hingga lansia ini menunggu kirab sambil duduk di trotoar.
"Sudah dari tadi pagi, pengen di barisan depan biar bisa melihat pengantin kraton dari dekat," kata Sari, salah satu warga.
Petugas kepolisian tampak bersiaga di sejumlah titik untuk merapikan warga, agar tidak berada di tengah jalan yang akan digunakan kirab. (Nina Atmasari/JIBI/Harian Jogja).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Spanyol menghadapi Kroasia di UEFA Nations League 2026/27. La Roja mengincar kemenangan ke-11 beruntun sekaligus tiket perempat final.
Google Maps bisa digunakan tanpa internet dengan peta offline. Simak cara download, mengelola, memperbarui, dan batasannya.
Harga tanah di sekitar Kelok 23 Gunungkidul disebut sudah mencapai Rp1 juta per meter persegi setelah pembangunan JJLS. Investor mulai melirik kawasan ini.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Prabowo meresmikan enam Kodam baru, termasuk Kodam XXVI/Mataram di DIY. Berikut daftar Kodam dan Pangdam yang ditunjuk.