Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Harianjogja.com, KULOPROGO-PT Jogja Magasa Iron (JMI) kembali melakukan pembayaran kompensasi lahan garapan kepada warga Desa Karangwuni, Wates di balai desa Karangwuni, Rabu (23/10/2013).
Pembayaran kali ini meliputi pelunasan tahap III sebesar Rp7,1 miliar dan uang muka tahap IV senilai Rp830 juta.
Direktur SDM dan Community Development PT JMI, Heru Priono menyebutkan total luasan lahan yang sudah diberi uang muka sampai saat ini sejumlah 106 hektar. "Sebanyak 85 hektar sudah dilunasi," jelasnya.
Sisanya, kata Heri, akan dilunasi setelah pengukuran selesai dan verifikasi diperkirakan akan selesai akhir bulan Oktober 2013.
Ia juga menampik adanya kemungkinan molor dalam peletakan batu pertama. "Akhir tahun sesuai rencana sudah bisa dilakukan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Spanyol menghadapi Kroasia di UEFA Nations League 2026/27. La Roja mengincar kemenangan ke-11 beruntun sekaligus tiket perempat final.
Google Maps bisa digunakan tanpa internet dengan peta offline. Simak cara download, mengelola, memperbarui, dan batasannya.
Harga tanah di sekitar Kelok 23 Gunungkidul disebut sudah mencapai Rp1 juta per meter persegi setelah pembangunan JJLS. Investor mulai melirik kawasan ini.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Prabowo meresmikan enam Kodam baru, termasuk Kodam XXVI/Mataram di DIY. Berikut daftar Kodam dan Pangdam yang ditunjuk.