Rumah Penyimpan Ratusan Botol Miras di Semarang Terbakar
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Ilustrasi Puskesmas (Dok/JIBI)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Kesehatan Kulonprogo berencana mengadakan evaluasi terkait keberadaan puskesmas pembantu di wilayah Kulonprogo. Pasalnya, pemanfaatan puskesmas pembantu di beberapa lokasi dinilai tidak lagi maksimal.
Saat ini terdapat 63 puskesmas pembantu dari 21 puskesmas yang beroperasi di Kulonprogo. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, Bambang Haryatno, memperkirakan, sekitar 40% sampai 50% puskesmas pembantu tidak optimal pemanfaatannya.
Hal ini disebabkan, beberapa lokasi sudah dekat dengan akses layanan kesehatan lainnya, seperti puskesmas atau rumah sakit. Ia mencontohkan, Kecamatan Wates memiliki tujuh pustu padahal lokasinya berada di tengah kota dan dekat dengan puskesmas serta rumah sakit, sehingga pustu jarang didatangi.
"Berbeda dengan pustu yang terletak di Kalibawang, misalnya, masih banyak warga yang memanfaatkan karena keterbatasan akses," ujarnya, Kamis (24/10/2013).
Ia menambahkan, operasional pustu disesuaikan dengan kemampuan puskesmas induk, sehingga jam buka pun berbeda-beda tergantung ketersediaan SDM yang berada di dalamnya. Pustu, kata Bambang, merupakan jejaring dari puskesmas yang bertujuan mendekatkan pelayanan ke masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.