Rumah Penyimpan Ratusan Botol Miras di Semarang Terbakar
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Harianjogja.com, SLEMAN–http://www.harianjogja.com/?p=459279" target="_blank">Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi kemungkinan terjadinya angin puting beliung pada akhir Oktober hingga November 2013. Dua bulan ini merupakan masa pancaroba.
Kasi Data dan Informasi, Toni Wijaya menyebut secara geografis, wilayah Ambarketawang dan Gamping menjadi salah satu kawasan yang perlu diwaspadai. Selain itu Selomartani, Kalasan, Tempel dan sebagian wilayah barat Sleman, seperti Minggir dan Moyudan.
Menurut Toni, kawasan yang mempunyai historis pernah diterjang angin kencang atau puting beliung berpotensi kembali menjadi sasaran cuaca ekstrim.
Angin putting beliung berpotensi terjadi di kawasan yang memiliki geografis lebih rendah dibanding lingkungan sekitarnya.
“Secara topografi tinggi rendahnya kawasan bisa memicu timbulnya angin kencang. Untuk itu diharapkan warga bisa lebih waspada namun tidak perlu kawatir,” kata Toni.
Toni menambahkan kini kecepatan angin tertinggi yang pernah tercatat di BMKG hanya 60 kilometer per jam. Menurutnya, kekuatan angin mampu menumbangkan batang atau cabang-cabang pohon yang lapuk dan rimbun.
Kabag Humas Sleman, Endah Sri Widiastuti menyatakan bahwa jajarannya telah menyiapkan gerakan antisipasi tujuh ancaman bencana, antara lain erupsi Merapi, banjir lahar dingin, angin kencang, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran dan kekeringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.