Desta Tinggalkan Vindes, Minta Publik Tak Berspekulasi
Desta resmi keluar dari Vindes Corp setelah 5 tahun. Presenter itu minta publik tak berspekulasi. Hubungan dengan keluarga VINDES tetap baik
Harianjogja.com, JOGJA—Jajaran Satuan Perangkat Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akhirnya membuat kesepakatan bersama 'melawan' DPRD Kota Jogja akibat kekecewaan mereka terhadap Dewan.
Selama ini SKPD merasa tidak dihargai karena sejumlah persoalan yang menyangkut teknis berujung pada pemanggilan Walikota Jogja, Haryadi Suyuti.
Adapun penandatangan bersama kesepakatan itu dilakukan Kamis (24/10/2013),
sesaat sebelum walikota dipanggil Dewan, terkait rapat koordinasi penegakan Perda Menara Telekomunikasi, Reklame dan Minimarket.
Dikonfirmasi wartawan di sela-sela acara bincang SKPD dengan Walikota Jogja, Haryadi mengakui hal itu merupakan sikap SKPD bersangkutan. Dengan adanya penandatanganan kesepakatan bersama tersebut, dia mengaku tidak bisa berbuat banyak, karena hal ini berkaitan dengan sikap masing-masing SKPD.
"Itukan sikap mereka. Tujuannya agar mereka lebih dipercaya oleh Dewan. Mereka selama ini mengeluh karena apa-apa yang menyangkut teknis selalu ujung-ujungnya harus walikota," katanya Jumat (25/10/2013).
Menurut Haryadi, langkah dari SKPD itu merupakan langkah internal, sehingga tidak akan membawa dampak cukup signifikan. Dia menandaskan selama ini Pemkot siap melaksanakan tugas yang dipercayakan.
"Ini kan muara akhirnya adalah komunikasi mereka dengan Dewan bisa lebih maksimal," jelasnya.
Terpisah Ketua DPRD Jogja Henry Kuncoroyekti melihat langkah pemanggilan walikota untuk rapat koordinasi adalah hal yang wajar. Pasalnya selama ini, Dewan melihat penjelasan dari pihak SKPD normatif dan tidak ada realisasi yang jelas.
"Lha kalau mereka bekerjanya betul, pasti kami tidak harus panggil walikota. Lha selama ini penegakan perdane piye? Ada yang dilaksanakan po?," tandasnya.
Menurut Henry, selain Dewan selama ini masyarakat juga sangat mengetahui bagaimana kinerja dari SKPD Pemkot Jogja. Banyak warga melihat jika kinerja mereka kurang maksimal.
"Masyarakat kan bisa menilai kinerja Pemkot sekarang ini piye? Tambah endak karuan semuanya to?," ucapnya.
Pada Kamis (24/10/2013), sebagian besar kepala SKPD di lingkungan Pemkot menyarankan kepada Walikota agar tak perlu menghadiri undangan rapat koordinasi antara DPRD Jogja dan Walikota di Gedung Dewan
Kepala Bagian Humas Pemkot Jogja, Tri Hastono. Tri mengungkapkan dalam rapat internal SKPD, ada saran untuk tidak datang.
"Tetapi beliau tetap hadir. Meskipun teman-teman SKPD menyarankan beliau percayakan kepada SKPD terkait. Selama ini secara teknis SKPD terkait telah melakukan tindakan nyata," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desta resmi keluar dari Vindes Corp setelah 5 tahun. Presenter itu minta publik tak berspekulasi. Hubungan dengan keluarga VINDES tetap baik
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.
Pemkab Gunungkidul menggandeng Fakultas Psikologi UGM membuka layanan kesehatan jiwa di puskesmas untuk memperkuat pencegahan bunuh diri.