Skandal Orang Hilang di Pulau Jeju Picu Kekhawatiran Wisatawan
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
Ilustrasi kekerasan (Dok/JIBI/Solopos/Antara)
Harianjogja.com, SLEMAN–Kasus penyerangan terhadap peserta diskusi yang dilakukan oleh Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) hingga pekan ini penanganannya belum tersentuh Polda DIY.
Irina Dayasih selaku koordinator diskusi http://www.harianjogja.com/baca/2013/10/29/diskusi-diserang-ormas-korban-juga-laporkan-kapolsek-godean-ke-polda-diy-460470" target="_blank">melaporkan FAKI ke Polda DIY atas tuduhan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap lima peserta diskusi.
Sebelumnya massa ormas diduga FAKI menyerang dan menganiaya peserta diskusi yang digelar di Padepokan Guru dan Karyawan PGK Shanti Dharma Godean, Sleman, Minggu (27/10).
Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anni Pudjiastuti mengakui jika Ditreskrimum selaku direktorat yang menangani laporan Irina belum menyentuh lebih dalam kasus tersebut.
Penyidik, lanjut dia, sebenarnya sudah ingin melakukan pemeriksaan terhadap Irina ketika membuat laporan pada Senin (28/10/2013) lalu. Meski demikian Irina tampak belum siap dengan alasan lantaran harus segera kembali ke Jakarta agar tidak tertinggal kereta.
Padahal pemeriksaan terhadap pelapor sangat dibutuhkan untuk menambah data lapangan. Kemudian ditindaklanjuti dengan memeriksa saksi-saksi serta melakukan pemanggilan terhadap ormas yang dilaporkan.
Sehingga kecepatan dan ketepatan pelapor dalam memberikan keterangan kepada polisi sangat berpengaruh terhadap terselesaikannya kasus.
“Bagaimana kami bisa melanjutkan penanganan kasus jika pelapor belum bisa dimintai keterangan. Kami tentu akan melakukan pemanggilan dan diharapkan [pelapor] siap,” terangnya kepada Harianjogja.com, Jumat (1/11/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
Prabowo menyerukan “Jas Hijau” di Muktamar NU. Ia mengingatkan pentingnya jasa ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Tiga lampu proyek Tol Jogja-Solo di Trihanggo dicuri. PT Adhi Karya memperketat keamanan dan menyiapkan lampu pengganti.
Pertemukan pemimpin bisnis, pemerintahan, teknologi, dan infrastruktur untuk mengupas langkah menuju adopsi AI berskala besar.
KPK menggeledah Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor serta menyita dokumen terkait dugaan korupsi pemotongan insentif pajak.
Prabowo resmi membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang dengan memukul bedug dan menyoroti peran NU dalam sejarah bangsa Indonesia.