TikTok Uji Shopping Assistant, Belanja Bisa Dibantu AI
TikTok menguji Shopping Assistant dan Buy Direct untuk mempermudah pengguna mencari produk hingga checkout dengan bantuan AI.
Harianjogja.com, JOGJA—Selain Demam Berdarah Dengue (DBD), Kota Jogja menjadi endemis penyakit leptospirosis dan chikungunya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mencatat dari Januari hingga Oktober tahun ini terjadi 24 kasus leptospirosis.
“Dua penderita leptospirosis meninggal dunia,” kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Jogja, Endang Sri Rahayu, di Balaikota Jogja, Senin (4/11/2013).
Endang mengungkapkan kedua orang yang meninggal tersebut ditemukan saat menjalani perawatan di RS Jogja dan Puskesmas Mantrijeron.
Menurutnya, jumlah kasus leptospirosis mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasus leptospirosis tertinggi dalam tiga tahun terakhir tercatat pada 2011 ada 400 orang. Sedangkan 2012 hingga November ada 200 kasus.
Adapun Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Jogja Citraningsih mengungkapkan selain leptospirosis, Kota Jogja ternyata endemis Chikungunya. Kendati begitu dari segi serangan, leptospirosis lebih berbahaya karena bisa berujung pada kematian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TikTok menguji Shopping Assistant dan Buy Direct untuk mempermudah pengguna mencari produk hingga checkout dengan bantuan AI.
Kemlu RI mengungkap diplomasi tertutup membebaskan empat ABK WNI yang disandera perompak Somalia selama lima bulan sebelum dipulangkan ke Indonesia.
WJNC 2026 digelar hari ini di Malioboro dan Titik Nol. Simak rekayasa lalu lintas serta lokasi parkir resmi selama acara.
Inggris menang 3-0 atas Republik Ceko di Grup A3 UEFA Nations League. Harry Kane mencetak dua gol dan Inggris naik ke posisi kedua.
HCC mendorong masyarakat memanfaatkan CKG di tengah penyesuaian anggaran. Studi HCC menemukan hampir 60 persen anak muda memilih swadiagnosis.
KPK memanggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung di Kabupaten Bogor.