Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Harianjogja.com, JOGJA- Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY sudah memeriksa 70 orang saksi untuk kasus korupsi dana hibah Persiba.
Pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang dianggap mengetahui kasus penyaluran dana hibah tersebut, sudah dilaksanakan selama lebih kurang empat bulan terakhir.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY, Suadi, Jumat (8/11/2013) mengatakan sejauh ini, pihak penyidik telah memeriksa sekurang-kurangnya 70 saksi dalam kasus tersebut, mulai dari pejabat pemerintah Kabupaten Bantul, manajemen, panitia pelaksana pertandingan Persiba, event organizer, hotel tempat tim tersebut pernah menginap dan panitia pelaksana pertandingan saat Persiba bermain di luar kandang.
Terpisah, anggota tim penyidik kasus korupsi dana hibah Persiba, Mei Abeto Harahap, membenarkan timnya akan memanggil dan memintai keterangan terhadap anggota dewan lainnya. Selain Amir Syarifudin, anggota DPRD Bantul sebagai anggota badan anggaran (Banggar) yang kembali akan diperiksa, anggota dewan lainnya antara lain ketua banggar, pimpinan fraksi dan pimpinan dewan akan juga dimintai keterangan.
Mei Abeto juga menginformasikan pihaknya telah memeriksa Direktur PT Aulia Trijaya Mandiri Maryani, selaku event organizer, penyelenggara sejumlah kegiatan Persiba, yang sempat izin karena baru saja melahirkan.
Meski demikian, ia tidak menguasai materi pemeriksaan karena dilakukan oleh penyidik lain.
Sebelumnya, Kejati DIY menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan dana hibah Persiba musim kompetisi 2010-2011 sebesar Rp12,5 miliar.
Kedua tersangka tersebut adalah Idham Samawi yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum Persiba, Ketua KONI Bantul dan Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Bantul serta Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Pora) saat itu, Edy Bowo Nurcahyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
KPK masih menunggu kedatangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN.
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
KSAD Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang disebut masuk bursa calon Panglima TNI dan menyebut seluruh kepala staf berpeluang menjadi calon.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.