Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat siap melakukan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Pencetakan e-KTP itu bisa dilakukan mandiri tanpa menunggu pemerintah pusat.
Kepala Seksi Data dan Informasi Disdukcapil Kota Jogja Deddy Feriza mengatakan peralatan itu telah ada di tempatnya dan siap untuk dioperasionalkan.
Selain memiliki dua mesin pencetak, dalam waktu dekat, dinas akan menambah jumlah mesin menjadi empat unit. Adapun penganggaran untuk penambahan mesin tersebut berasal dari APBD Perubahan 2013.
“Satu mesinnya dianggarkan Rp45 juta,” katanya, Sabtu (9/11/2013).
(Jumali/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
KSAD Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang disebut masuk bursa calon Panglima TNI dan menyebut seluruh kepala staf berpeluang menjadi calon.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Memasuki usia ke-270, Kota Jogja didorong terus memodernisasi kota dengan tetap berpijak pada budaya, sejarah, lingkungan, transportasi publik, dan kawasan rend