Peta Persaingan Berubah Setelah Laga Awal Piala Dunia
Amerika Serikat, Meksiko, Swiss, dan Skotlandia memimpin klasemen sementara Piala Dunia 2026. Australia menjadi kejutan usai mengalahkan Turki.
Harianjogja.com, JOGJA—General Manajer Hotel Wisanti Hasan Basri membantah pembangunan pengembangan hotel di Jalan Taman Siswa, Mergangsan, adalah untuk condotel. Hasan juga berjanji menghentikan pembangunan.
“Ini hanya pengembangan hotel saja bukan pembangunan condotel. Karena kalau condotel, belum bisa karena belum ada payung hukumnya,” katanya seusai inspeksi yang dilakukan anggota DPRD Kota Jogja, Rabu (13/11/2013).
Pihaknya menyadari sampai saat ini belum ada payung hukum yang jelas terkait dengan pembangunan condotel di Jogja. Sampai saat ini, draf Raperda Pembangunan Rumah Susun dan Condotel masih dibahas DPRD Kota Jogja.
Dihadapan anggota Dewan, Hasan berjanji akan menghentikan proyek tersebut. “Ya, dalam dua hari ini kami selesaikan untuk pondasi agar tidak makin ambles. Soal pembangunan lainnya, sementara untuk yang lainnya akan kami hentikan,” jelasnya.
Saat mengunjungi lokasi hotel, Komisi A DPRD Jogja meminta pembangunan Wisanti Express di kompleks Hotel Wisanti, Jalan Taman Siswa, Mergangsan, Kota Jogja, dihentikan.
“Kami minta pembangunannya jangan diteruskan. Kecuali untuk bagian dinding, karena kalau dihentikan nanti bangunan di atasnya rubuh,” kata Ketua Komisi A DPRD Jogja, Chang Wendryanto.
Menurutnya, penghentian pembangunan wajib dilakukan karena sampai saat ini belum ada izin dari Pemerintah Kota. Pembangunan 160 kamar sebagai pengembangan hotel juga baru dalam tahap pengajuan izin.
Adapun dalam sosialisasi kepada warga, hotel menyatakan pembangunan akan dimulai awal tahun depan. Apalagi sampai saat ini proses perizinan pengembangan hotel masih menunggu Upaya Pengelolaan Lingkungan/Usaha Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL) dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jogja.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, dua rumah warga Nyutran RT 54 RW 17, Kelurahan Wirogunan, Mergangsan, Jogja ambles, Minggu (10/11/2013) sore. Proyek pembangunan Hotel Wisanti di Jalan Taman Siswa dituding sebagai penyebabnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Amerika Serikat, Meksiko, Swiss, dan Skotlandia memimpin klasemen sementara Piala Dunia 2026. Australia menjadi kejutan usai mengalahkan Turki.
Momen doa bersama pemain Jerman dan Curacao usai laga Piala Dunia 2026 viral di media sosial. Felix Nmecha menjelaskan alasan di balik aksi tersebut.
Dinkes Sleman menegaskan tidak memiliki kewenangan mencabut SIP tenaga kesehatan secara langsung terkait dugaan daycare ilegal yang tengah diselidiki polisi.
Gestur tangan analis VAR Shaun Evans di Piala Dunia 2026 memicu kontroversi. Fare mendesak FIFA menyelidiki dugaan penggunaan simbol yang dikaitkan dengan white
Tak perlu waktu lama, permintaan Sukristanto memilki sambungan air bersih untuk rumahnya langsung direspons melalui program CSR PDAM Tirta Merapi Klaten.
IHSG ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,97 setelah pasar merespons positif kesepakatan damai AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.