Bupati Muara Enim Edison Siapkan Rp1,6 M untuk Suap Auditor BPK
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Harianjogja.com, BANTUL-Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul, Sulistyanto mengharapkan, pedagang pasar yang selama ini jarang melakukan tera ulang timbangan bisa berinisiatif mengirimkan surat ke instansi terkait untuk didatangi petugas.
"Untuk di pasar Imogiri kewajiban tera ulang timbangan sudah baik, karena hampir semua pedagangnya proaktif mengajukan untuk tera ulang timbangan. Harapan kami nantinya para pedagang di pasar-pasar lain bisa mengikuti," katanya, Kamis (14/11/2013).
Dia mengakui jika pihaknya turun langsung ke pedagang untuk melakukan tera ulang timbangan, maka dikhawatirkan para pedagang tidak ada inisiatif, sehingga kewajiban untuk menerakan itu perlu terus disosialisasikan.
"Sejauh ini tera ulang yang kami lakukan, beberapa di antaranya ada yang sudah tidak sesuai. Namun itu bukan karena kesengajaan, melainkan ada bagian yang sudah aus akibat pemakaian yang lama, makanya perlu diseimbangkan lagi," katanya.
(JIBI/Harian Jogja/Antara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Inggris resmi melarang anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial mulai 2027. Kebijakan ini ditujukan untuk melindungi kesehatan mental dan keamanan anak.
Argentina menghadapi Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. Lionel Messi siap mencatat penampilan keenamnya di ajang Piala Dunia.
Bacaan doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah lengkap teks Arab, latin, arti serta waktu membaca menjelang dan setelah Magrib 1 Muharam.
Jaecoo J5 BEV menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia pada Mei 2026 dengan penjualan 2.943 unit, menggeser dominasi BYD dan memanaskan persaingan pasar EV.
Realisasi belanja APBD Sleman hingga Mei 2026 baru mencapai 31,22 persen. Fluktuasi harga BBM menjadi salah satu penyebab lambatnya pelaksanaan proyek fisik.