Rumah Terbakar di Suruh Semarang, Satu Orang Tewas
Kebakaran menghanguskan rumah di Suruh, Kabupaten Semarang. Seorang penghuni meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah.
Harianjogja.com, JOGJA- Asyik berjudi di pos ronda, seorang bandar, serta dua penjudi jenis dadu diringkus polisi, di Gedongtengen, Kamis (14/11/2013) malam.
Kapolresta Jogja, Ajun Komisaris Besar Polisi Slamet Santosa, didampingi Kasat Reskrim Komisaris Polisi Dodo Hendro Kusuma, Jumat (15/11/2013) menginformasikan, ketiga tersangka berinisial, Ar, Ad dan St.
Penangkapan terhadap ketiganya, lanjut Slamet bermula dari penyelidikan petugas setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
“Informasi dari warga mengatakan pos ronda tersebut memang sering dijadikan arena perjudian jenis dadu atau celiwik. Setelah itu dilakukan pengintaian dan ternyata memang benar adanya kegiatan tersebut,” jelas Kapolresta, Jumat (15/11/2013).
Setelah memastikan lokasi tersebut memang digunakan sebagai arena judi, petugas kemudian melakukan penggerebekan. Saat penggerebekan ada setidaknya lima penjudi yang beraksi namun, petugas hanya berhasil meringkus tiga orang.
Dari tangan para tersangka, berhasil disita seperangkat alat judi berupa dadu, wadah dadu, serta uang tunai sebesar Rp200.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran menghanguskan rumah di Suruh, Kabupaten Semarang. Seorang penghuni meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.
Basarnas mencatat 601 kecelakaan kapal hingga 15 Agustus 2026 dengan 3.607 korban. Sebanyak 239 orang meninggal dan 203 hilang.