Kelompok Industri Rumah Tangga di Gunungkidul Diajari Akses Bantuan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kelompok industri rumah tangga yang baru diharapkan bisa mengakses bantuan-bantuan dari pemerintah. Lembaga Konsumen Yogyakarta pun bergerak cepat dengan memberikan pelatihan pembuatan proposal.
Relawan dari LKY Suparjiyem menuturkan kelompok industri rumah tangga yang mendapatkan pelatihan merupakan kelompok baru. Kelompok baru tersebut merupakan gabungan dari para pelaku usaha rumah tangga yang selama ini bergerak secara individu.
“Sebagai kelompok mereka harus mengetahui hak-hak konsumen begitu juga dengan hak-hak produsen. Kami melakukan pelatihan ini minimal agar mereka bisa memperoleh sertifikat industri rumah tangga,” papar dia kepada Harianjogja.com, di sela-sela pelatihan di Desa Wareng, Kecamatan Wonosari, Senin (18/11/2013).
Suparjiyem menambahkan selama mengelola industri rumah tangga secara individu mereka belum pernah merasakan bantuan dari pemerintah. Setelah menjadi kelompok mereka diajari cara membuat proposal untuk megakses bantuan yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya.
“Kalau mau dan bisa banyak sekali bantuan yang bisa mereka akses. Misalnya dari BP2KP, Dinas Kelautan Dan Perikanan serta Pertanian. Tergantung dari jenis usaha mereka,” imbuh dia.
Pelatihan tersebut diikuti oleh kelompok usaha rumah tangga dari Panggang, Ponjonh serta Wareng. Mereka bergerak di berbagai olahan makanan seperti tempe jagung, criping talas, crispy ikan, crispy rumput laut, tepung sukun, tepung pisang, tepung ganyong dan emping garut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share