Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Harianjogja.com, SLEMAN – Embusan Gunung Merapi yang terjadi Senin (18/11/2013) pagi tidak hanya membuat panik warga Glagaharjo. Kepanikan juga terjadi di Kali Gendol yang penuh warga penambang pasir.
Salah satu penambang pasir manual, Subarjo mengaku awalnya pada pukul 04.00 WIB proses normalisasi akan kembali berjalan. Semua truk yang sudah mengantri sejak malam akhirnya berani untuk turun dan ikut mengantri.
Namun saat cahaya mentari mulai nampak, truk pengangkut pasir dan backhoe kocar-kacir meninggalkan Kali Gendol. Mereka berhamburan setelah melihat kilatan cahaya di ujung Merapi dan mengeluarkan awan hitam.
“Semua orang langsung melarikan diri. Saya sendiri yang biasanya ikut menaikkan batu dengan manual juga ikut lari. Takut kalau-kalau ada awan panas lagi,” kata Subarjo yang mengaku hari ini libur ikut mengangkut pasir dan krakal.
Pantuan Harianjogja.com, aktivitas normalisasi Merapi di Kali Gendol terlihat sepi. Hanya beberapa truk yang berani turun dan melintas membawa barang bawaan. Itupun hanya krakal atau batu kecil.
Menurut Subarjo jika mengambil krakal tidak perlu sampai ke tengah-tengah sungai. Di pinggiran sungai juga banyak ditemui krakal tersebut.
“Makanya masih ada yang berani. Tapi kalau ambil pasir harus ke tengah sungai, jadi banyak yang tidak berani,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta seluruh sekolah meningkatkan pengawasan siswa untuk mencegah perundungan dan mewujudkan zero bullying.
DPRD Kota Jogja mendorong pariwisata diperluas ke wilayah selatan melalui penguatan kampung wisata berbasis budaya dan ekonomi warga.
Distribusi MBG sistem prasmanan membuat istirahat kedua siswa SDN Soprayan dipangkas dari 30 menit menjadi sekitar 10 menit.
WJNC 2026 berlangsung di Malioboro hingga Titik Nol Jogja. Wisatawan memadati sepanjang rute untuk menyaksikan parade budaya.
Pesanggrahan Ambarketawang di Gamping, Sleman, menjadi pusat pemerintahan pertama Kasultanan Jogja sekaligus cikal bakal Kraton Jogja.