Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
JIBI/Desi Suryanto Sejumlah kios pada Pasar Seni dan Kerajinan Kulonprogo di jalan Wates, Sentolo, Kulonprogo, DI. Yogyakarta tidak buka dan mangkrak seperti terlihat pada Rabu (17/04/2013). Sepinya tingkat kunjungan wisatwan maupun warga yang hendak berbelaja kerajinan membuat kebanyakan kios menutup tempat usahanya, hanya terdapat sekitar empat kios saja yang buka setiap harinya. Para pemilik usaha ditempat tersebut berharap pemerintah memperbanyak promosi pusat seni dan kerajinan itu.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sarana dan prasarana di pasar percontohan nasional Sentolo dinilai minim. Hal ini tampak dari tidak adanya CCTV, tempat pembuangan sampah sementara, dan musala.
Kasubdit Pengembangan Sarana Distribusi Kementrian Perdagangan RI, Nina Mora, mengungkapkan, secara fisik bangunan pasar sudah layak huni, tetapi kelengkapkan sarana dan prasarana masih banyak yang belum terpenuhi.
"Selain belum ada CCTV, penampungan sampah, serta mushola, penataan los juga belum ada pemisahan antara los basah dan kering," urainya saat melakukan peninjauan di Pasar Percontohan Nasional Sentolo Kulonprogo, Senin (18/11/2013).
Pasar percontohan Sentolo merupakan salah satu dari 23 pasar percontohan nasional.
Dijelaskannya, semua sarana prasarana penting ini harus diselesaikan pada pembangunan tahap pertama. Sebab, tahap ini akan menentukan keberlangsungan dukungan dana dari pemerintah pusat untuk pembangungan pasar percontohan Sentolo tahap kedua.
Ia menambahkan, setelah pasar ini beroperasi akan ada pendampingan kepada para pedagang selama tiga tahun tahun, yang meliputi manajemen, keuangan, pelayanan, dan sebagainya.
Plt Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Kulonprogo, Niken Probo Laras, mengatakan, akan menindaklanjuti penilaian dan berusaha memaksimalkan keberadaan pasar Sentolo yang baru.
"Nanti kami akan berokoordinasi untuk memenuhi standar," ujarnya.
Terpisah, Sutiman, 50, pedagang di pasar Sentolo lama mengaku tidak keberatan jika harus direlokasi ke pasar yang baru. "Saya ikut pemerintah saja, baiknya seperti apa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Penganiayaan terjadi di Waduk Sermo, Kulonprogo. Seorang perempuan dipukul pria setelah menegur pelaku yang terus menatapnya.
Polda Metro Jaya menyebut perusakan dan pembakaran di kawasan Senayan dilakukan kelompok perusuh setelah aksi AMPB Pati selesai.
RUU Perampasan Aset ditarget disahkan Desember 2026. Draft mengatur negara bisa merampas aset tanpa menunggu putusan pidana.
Backlog hunian Jakarta mencapai 402.287 KK, sementara 29.000 apartemen belum terserap. Pembiayaan dan hunian vertikal jadi solusi.
PSS Sleman menyiapkan satu uji coba terakhir sebelum Super League 2026/2027, dengan Persiku Kudus diindikasikan menjadi calon lawan.