Bursa Mineral Prabowo Didukung APNI, Ini Syaratnya
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Harianjogja.com, JOGJA–Sebanyak 500 lembar etiket (logo) kain batik dan tenun yang dibuat pada periode 1930-1960 dipamerkan di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), Jl.Suroto, Kotabaru, mulai 3 hingga 12 Desember 2013.
Etiket batik yang dipamerkan mayoritas sudah lama tidak beredar lagi di pasaran kain batik itu berasal dari sejumlah sentral batik di Pulau Jawa seperti Jogja, Solo, Pekalongan, Lasem.
Kurator pameran, Hermanu, menyatakan kertas etiket tersebut ternyata memiliki nilai yang cukup tinggi dari segi seni dan harga, bahkan kertas tersebut merupakan mata rantai perkembangan merek-merek dagang di Indonesia. Kertas etiket ini bahkan bisa disejajarkan dengan perangko atau uang lama yang biasa disebut dengan filateli atau numismatik.
Akan tetapi, tentu saja etiket atau merek dagangnya harus bergambar bagus, berwarna, dan sudah cukup tua umurnya serta langka. Misalnya etiket rokok cerutu dari jaman penjajahan Belanda atau sesudahnya sekitar 1950-an.
“Sayangnya sangat jarang orang tertarik dengan etiket-etiket ini. Biasanya setelah barang dibeli, kemasannya dibuka dan etiketnya disobek lalu dibuang sehingga tidak berbekas lagi. Hal ini hampir dilakukan semua pembeli barang, termasuk dalam hal ini pembeli kain batik dan tenun dimana etiketnya biasanya dilem pada kain batik,” kata Hermanu sebagaimana rilis yang diterima Harian Jogja, Minggu (12/1).
Dalam pameran BBY juga melibatkan dua orang seniman yaitu Tera Bajraghosa dan Agung “Pekik” Hanafi Purboaji. Keduanya akan membuat karya berupa desain etiket batik baru.
“Tujuan BBY memamerkan etiket ini untuk memberi gambaran sisa-sisa kejayaan perusahaan batik dan tenun pada jaman dahulu. Kini, yang tersisa adalah etiket sebagai bukti eksistensi perusahaan batik,” ujar Hermanu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Pemain ketoprak meninggal saat pentas di Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan korban meninggal akibat henti jantung.
Amri/Nita melaju ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan Yang/Hu dua gim langsung.
29 klub sudah lolos Liga Champions 2026/27. Simak tujuh tiket tersisa, daftar peserta, jadwal play-off, dan format fase liga.
KPK menyegel ruang rektor dan wakil rektor Unsoed. Kampus menyebut belum mendapat informasi resmi terkait perkara yang ditangani KPK.
Skandal KFA dan dugaan layanan seksual untuk wasit asing kembali mencuat. Polisi Korea Selatan menyebut perkara telah kedaluwarsa.