Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Harianjogja.com, KULONPROGO - SMK Negeri 1 Pengasih mendapatkan banyak kunjungan dari perwakilan sekolah yang berasal dari luar pulau selama November lalu.
Dalam sebulan lalu ada beberapa kunjungan, yakni dari Nusa Tenggara, Sulawesi, Sumatra Selatan. Terakhir, Sabtu (30/11) lalu beberapa perwakilan sekolah dari Bangka Belitung berkunjung ke Pengasih.
Kepala SMK Negeri 1 Pengasih, Tri Subandi mengatakan, sejumlah sekolah tersebut melakukan studi banding sekaligus ingin mempelajari teknik kebersihan sekolah.
"Kebetulan beberapa waktu lalu kami kan berhasil merakit sebuah mesin daur ulang sampah. Hasil penemuan itu kami aplikasikan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah," ujar Tri, Senin (2/12/2013).
Tri menambahkan, beberapa sekolah dari luar kota rencananya juga akan mengunjungi sekolahnya. Cuma pemberitahuan secara resmi belum dilakukan, baru sebatas melalui telepon saja.
Dia sangat mengapresiasi, SMK Negeri 1 Pengasih bisa mendapatkan kunjungan dari sekolah yang berasal dari luar pulau.
"Semoga saja ada sisi positif dari semua ini. Kami menganggapnya ini sebagai sebuah pertukaran ilmu," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.