Wilayah Selatan Jalan Daendels Rawan Tsunami

Selasa, 03 Desember 2013 16:09 WIB
Wilayah Selatan Jalan Daendels Rawan Tsunami

Harianjogja.com, KULONPROGO-Seluruh wilayah selatan Jalan Daendels Kulonprogo rawan bencana tsunami, sehingga pemerintah perlu membuat jalur-jalur evakuasi di daerah itu.

Kawasan tersebut meliputi 12 desa yang berada di empat kecamatan, yakni Kecamatan Galur, Panjatan, Wates, dan Temon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Untung Waluyo, mengatakan, pembuatan jalur evakuasi dan pelatihan mengatasi bencana di masyarakat dilakukan untuk meminimalkan dampak bencana tsunami.

Alasannya, jika hanya mengandalkan personel dan peralatan yang ada, dipastikan tidak akan siap menghadapi bencana sebesar itu.

Untuk personel, terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) 24 orang, BPBD hanya 12 orang. "Dan kami selalu minta bantuan TNI/Polri," sebutnya, Selasa (3/12/2013).

Ia menjelaskan panjang pantai Kulonprogo mencapai 24,4 kilometer dan realisasi jalur evakuasi dilakukan dengan membuat tanda-tanda, mulai dari pintu masuk Glagah.

Setiap jalur selalu dilengkapi dengan titik kumpul dengan jarak minimal empat sampai lima kilometer dari pantai. Menurutnya, jarak itu relatif aman sekalipun belum bisa dipastikan aman, karena diperkirakan air laut masih setinggi lutut.

"Tapi setidaknya gelombang laut sudah tidak tinggi dan mendekati aman," tukasnya.

Untung menambahkan, dalam penanganan bencana yang paling penting adalah mempersiapkan masyarakat karena mustahil jika hanya bergantung pada pemerintah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online