Harga Pertamax Melonjak, Apindo Khawatir Biaya Usaha Membengkak
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Realisasi pengerjaanhttp://www.harianjogja.com/baca/2013/12/05/realisasi-jjls-2014-40-untuk-kulonprogo-471615" target="_blank"> jalur jalan lintas selatan (JJLS) berjalan lambat.
Kepala Satuan Kerja Proyek Jalan Nasional, Heru Prayogo menyebutkan dari keseluruhan jalur sepanjang 138 km, pada 2013 ini baru menyelesaikan 38 km. Sisanya dia harapkan selesai sampai 2018 atau 2019 mendatang.
Menurut dia, ada beberapa hal yang tidak bisa ditangani langsung karena ketentuan memang tidak membolehkan.
"Misalnya soal akuisisi lahan, kami tidak masuk ke situ. Tapi konstruksinya bisa,” jelasnya, baru-baru ini.
Kondisi ini, lanjut dia, terjadi karena jalan yang digunakan untuk JJLS berstatus strategis nasional, bukan jalan nasional, sehingga penyelesaian proyek kemungkinaan akan berlangsung lama pembebasan lahannya menggunakan dana APBD.
Padahal jika status jalan nasional bisa diselesaikan dengan dana APBN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
KPK memeriksa Bendahara PBNU Mohammad Nuruzzaman sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang menjerat Yaqut Cholil Qoumas.
Sebanyak 10 bayi yang dievakuasi dari rumah di Pakem, Sleman, telah kembali ke orang tua. Satu bayi masih dalam pengasuhan sementara BRSPA.
AHRT meraih tiga podium ARRC Motegi 2026 lewat CBR250RR dan CBR600RR. Irfan Ardiansyah dua kali finis kedua, Herjun naik podium.
Kereta Semarang Jogja menawarkan perjalanan nyaman dan santai. Simak pilihan rute, harga tiket, serta cara pesan tiket kereta dengan mudah.
KPK mulai memeriksa 11 saksi kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menyeret Silmy Karim dan tujuh tersangka lainnya.