MISTERI KEMATIAN PRIA MUDA : Warga Dlingo Desak Polisi Ungkap Kematian Nur

Senin, 09 Desember 2013 16:22 WIB
MISTERI KEMATIAN PRIA MUDA : Warga Dlingo Desak Polisi Ungkap Kematian Nur

Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Harianjogja.com, KULOBPROGO- Warga Dusun Dlingo, Desa Banyuroto Nanggulan Kulonprogo mendesak polisi serius http://www.harianjogja.com/baca/2013/11/13/misteri-kematian-pria-muda-keluarga-nur-mengadu-ke-bupati-465064" target="_blank">mengungkap kasus kematian Nur, warga mereka.

Kepala Dusun Dlingo, Rohmad mengungkapkan, beberapa pemuda setempat sempat berencana mendampingi keluarga untuk mendatangi Mapolres Kulonprogo belum lama ini.

"Tetapi saya redam dulu agar warga tidak tersulut emosi dalam menyikapi kasus yang belum ada titik terangnya ini," ujar Rohmad, Senin (9/12/2013).

Rohmad menandaskan, pemerintah desa setempat siap untuk membantu dalam hal permohonan biaya autopsi ke Pemkab Kulonprogo apabila memang dibutuhkan.

Apalagi, beberapa waktu lalu keluarga juga sempat menyampaikan keluhan mengenai kasus kematian Nur melalui agenda Kamisan Bupati.

"Tapi jika bantuan uang kami, apalagi keluarga jelas tidak mampu. Kami hanya bisa membantu lewat dukungan untuk disampaikan ke Pemkab," tambahnya.

Nur Rochim ditemukan tewas di dekat rel kereta api pada 15 Oktober lalu di Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih, 15 Oktober. Sebelumnya, ia digerebeg warga karena berada di rumah Alifia Rahmawati, 15, remaja Dusun Sidowayah, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo. Sedianya, dua sejoli ini hendak menikah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online