UPAH ABDI DALEM : Sultan Minta Alternatif Pilihan Besaran Honor

Rabu, 11 Desember 2013 13:14 WIB
UPAH ABDI DALEM : Sultan Minta Alternatif Pilihan Besaran Honor

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sebanyak 78 orang abdi dalem Punokawan dan 75 orang abd dalem Kaprajan mengantre untuk masuk kompleks keraton Ngayogyakarta melalui regol Magangan untuk mengikuti wisada kenaikan pangkat ataupun jabatan di dalam sistem pemerintahan Keraton Ngayogyakarta, Selasa (28/8). Dalam wisuda kali ini juga dilantik sebuah badan bernama Tepas Tandha Yenti, Kawedahan Hageng Paniteropuro, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang bertugas sebagai pusat data elektronik, IT dan multimedia cent

Harianjogja.com, JOGJA- http://www.harianjogja.com/baca/2013/12/11/upah-abdi-dalem-kraton-diminta-jangan-andalkan-danais-473323" target="_blank">Honor untuk abdi dalem Kraton Ngayogyakarta tahun ini telah mendapatkan lampu hijau dari Sultan. Terlebih peruntukan danais untuk honor abdi dalem sudah disetujui Kementerian Keuangan.

Gubernur meminta agar ada alternatif lain besaran honor abdi dalem agar Sultan bisa memilih yang terbaik. Semula Disbud hanya mengusulkan honor terendah Rp600.000.

Namun setelah ada permintaan itu, Disbud membuat tiga alternatif rumusan pemberian honor, dari yang terendah, menengah dan paling besar. Honor terendah Rp200.000, menengah dan paling besar masing- masing Rp400.000 dan Rp600.000.

Rumusan honor itu praktis mengikuti besaran honor Sultan sebagai Raja. Untuk rumusan honor terendah, ungkap Yudha, Raja akan menerima honor Rp1,8 juta, sementara honor menengah Raja Rp2,4 juta. Dan hitungan honor terbesar Rp3,8 juta.

Penghageng Manggala Yudha Kraton Ngayogyakarta Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat mengatakan berapa honor yang disetujui Sultan akan ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur.

SK untuk honor abdi dalem Kraton dan Pakulaman akan dibedakan. Pemisahan itu untuk mengurangi risiko ketika adanya penyimpangan anggaran.

Besaran honor abdi dalem Kraton dan Pakualaman juga berbeda. Honor untuk abdi dalem Pakualaman lebih rendah. Dengan melihat tingkatannya, Adipati berada di bawah persis Sri Sultan Hamengku Buwono atau setara Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamanengku Negoro atau Calon putra mahkota.

“Kalau abdi dalem Kraton Rp200.000, abdi dalem Pakualaman Rp180.000,” ujarnya, Selasa (10/12/2013).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online