UPAH ABDI DALEM : Hindari Kesalahan Penghitungan, Kraton Gandeng Bank

Rabu, 11 Desember 2013 13:38 WIB
UPAH ABDI DALEM : Hindari Kesalahan Penghitungan, Kraton Gandeng Bank

Harianjogja.com, JOGJA-Kraton Ngayogyakarta menggandeng bank untuk penghitungan http://www.harianjogja.com/baca/2013/12/11/upah-abdi-dalem-sultan-minta-alternatif-pilihan-besaran-honor-473330" target="_blank">upah abdi dalem.

Penghageng Manggala Yudha Kraton Ngayogyakarta Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat mengatakan, pencairan honor itu semestinya dilakukan sebelum tenggat waktu pelaporan surat pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan anggaran danais pada 20 Desember.

Untuk menghindari kesalahan penghitungan honor, ia meminta bantuan Bank Pembangunan Daerah.

Kesalahan penghitungan kerap terjadi di tepas Keprajuritan Kraton karena rata-rata para abdi dalem sudah usia lanjut.

“Setelah abdi dalem ke Kraton ambil slip [honorarium], BPD kami minta melayani mereka mencairkan honornya,” ujarnya, Selasa (10/12/2013).

Gusti Yudha mencatat baik abdi dalem Kraton dan Pakualaman setidaknya ada sebanyak 3.000 orang. Untuk abdi dalem Keprajan Kraton, honor dialokasikan untuk 250 abdi dalem.

Namun, Tepas Penghageng Dwarapura KRT Jatiningrat sebelumnya menyeleksi seluruh abdi dalem Keprajan, karena tidak bisa seluruhnya memenuhi jam kerja kedinasan Kraton.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online