BANDARA KULONPROGO : Pemkab Jadwalkan Pertemuan dengan Perwakilan Warga

Rabu, 11 Desember 2013 14:50 WIB
BANDARA KULONPROGO : Pemkab Jadwalkan Pertemuan dengan Perwakilan Warga

Harianjogja.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berencana untuk bertemu dengan pengurus http://www.harianjogja.com/baca/2013/12/10/bandara-kulonprogo-tegaskan-penolakan-warga-glagah-gerudug-balai-desa-473062" target="_blank">Wahana Tri Tunggal (WTT) dalam waktu dekat.

Pertemuan itu akan membahas persoalan rencana pembangunan bandara yang melibatkan enam desa di Kecamatan Temon, yakni Desa Jangkaran, Sindutan, Palihan, Glagah, Kebonrejo, dan Temon Kulon.

Sekretaris Daerah Kulonprogo, Astungkoro, mengatakan, rencana pertemuan dengan WTT, akan dilakukan dalam waktu dekat, namun teknisnya belum bisa dipastikan.

"Apakah kami yang akan datang untuk bersilaturahmi atau mereka yang akan datang ke Pemkab,” ujarnya saat ditemui di Gedung Kaca, Rabu (11/12/2013).

Targetnya, sebelum 2014 sudah terjadi pertemuan karena masalah harus selesai secepatnya.

Diungkapkannya, pertemuan dengan pengurus sudah sempat terjadi sebelum http://www.harianjogja.com/baca/2013/11/29/bandara-kulonprogo-ipl-sudah-turun-paguyuban-wtt-tetap-tolak-proyek-469642" target="_blank">aksi yang dilakukan warga WTT di Balai Desa Glagah sebulan lalu, akan tetapi belum menemui titik temu karena ketidakhadiran beberapa orang.

Ia menjelaskan, pemerintah sudah membentuk tim untuk mensosialisasikan pembangunan bandara yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan.

Sosialisasi dilakukan secara bertahap dan saat ini baru berlangsung di tingkat aparat desa, sementara sosialisasi masyarakat masih mencari waktu yang tepat.

“Yang pasti kami tidak menunda-nunda kegiatan sosialisasi, hanya saja memang dilakukan selangkah demi selangkah,” tukasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online