Bantuan Untuk Difabel di Sleman Belum Juga Cair

Rabu, 11 Desember 2013 16:41 WIB
Bantuan Untuk Difabel di Sleman Belum Juga Cair

Para difabel binaan Paguyuban Difabel Sehati, Sukoharjo menerima bantuan kursi roda dari lembaga sosial Maria Monique Last Wish Cabang Sukoharjo di Joho, Sukoharjo, Kamis (7/3/2013). (JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono)

Harianjogja.com, SLEMAN – Puluhan anggota Persatuan Penyandang Cacat Sleman (PPCS) memprotes kebijakan pemerintah yang kurang memperhatikan kaum difabel.

Terlebih berkaitan dengan bantuan dana bagi penyandang cacat berat Rp300.000 per bulan.

Salah satu anggota PPCS, Suparmo mengatakan bantuan yang dialokasikan pada APBD murni 2013 dan ditetapkan Desember 2012, belum cair hingga Selasa (10/12/2013).

“Total dana itu harusnya Rp3,6 juta untuk setahun. Anggaran ini sudah masuk APBD murni, namun hingga kini belum juga bisa dicairkan,” kata Suparmo, saat mengadu pada DPRD di ruang Fraksi PKS, Rabu (11/12/2013).

Suparmo menjelaskan kebutuhan penyandang cacat berat tidak bisa dipending hingga setahun. Dia ingin agar bantuan tersebut bisa disalurkan paling tidak per tiga bulan sekali.

Bantuan ini ditujukan bagi 97 orang penyandang cacat berat dari total penyandang cacat berat di Sleman sebanyak 351 orang.

“Dana ini seharusnya bisa memenuhi kebutuhan kami setiap hari. Terlalu lama kalau dirapel setahun,” jelas Suparmo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online