JAMINAN KESEHATAN BPJS : Belum Ada Petunjuk, RSUD Wates Waswas

Kamis, 12 Desember 2013 16:00 WIB
JAMINAN KESEHATAN BPJS : Belum Ada Petunjuk, RSUD Wates Waswas

A man undergoes a medical examination to prevent Chagas disease in the Argentine province of Corrientes in this picture taken September 16, 2008. REUTERS/German Pomar

Harianjogja.com, KULONPROGO - Pusat pelayanan kesehatan di Kulonprogo mulai was-was menuju masa transisi http://www.harianjogja.com/baca/2013/12/12/jaminan-kesehatan-bpjs-232-147-warga-dapat-jaminan-kulonprogo-siapkan-enam-rumah-sakit-473768" target="_blank">pemberlakuan Badan Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS) oleh pemerintah di semua unit layanan kesehatan mulai 1 Januari 2014 mendatang.

Kekhawatiran rumah sakit terutama mengacu saat awal peralihan dari Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) ke BPJS.

Direktur RSUD Wates, Lis Indriyati berharap ada petunjuk terkait pembiayaan para pasien Jamkesmas yang menjalani perawatan mulai tanggal 30 Desember 2013 dan keluar rumah sakit pada tanggal 2 Januari 2014.

Sementara tidak mungkin bagi layanan kesehatan tidak melakukan pelayanan kepada masyarakat.

"Nah jika situasinya semacam itu, siapa yang mengkover pembiayaan mengingat masuknya masih menggunakan Jamkesmas sementara saat keluar programnya sudah berganti jadi BPJS," ujarnya kepada wartawan, Kamis (12/12/2013).

Sampai dengan saat ini runah sakit belum menemukan petunjuk untuk mengatasi masalah yang bakal terjadi di masa transisi itu. Lis berharap ada peraturan khusus di masa transisi it sehingga rumah sakit tidak mengalami kerepotan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online