AKTIVITAS GUNUNG MERAPI : Merapi Berkali-kali Keluarkan Embusan Freatik

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 12 Desember 2013 18:09 WIB
AKTIVITAS GUNUNG MERAPI : Merapi Berkali-kali Keluarkan Embusan Freatik

JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO STATUS MERAPI SIAGA: Gunung Merapi di Kawasan Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (22/10) terus menunjukkan peningkatan aktivitas. Berbagai indikasi menguatkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta untuk menyatakan peningkatan status Gunung Merapi dari waspada menjadi siaga pada Kamis (21/10) pukul 18.00 WIB. Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana III seperti mencari rumput

Harianjogja.com, SLEMAN- Gunung Merapi di perbatasan Kabupaten Sleman dan Jawa Tengah, Kamis (12/12/2013) pagi ini kembali mengeluarkan embusan freatik.

Selama empat menit, terjadi hembusan asap pekat kehitaman setinggi 500 meter.

Petugas dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sleman Lasiman, mengatakan hembusan terjadi pada pukul 08.06 hingga 08.10 WIB.

"Asap yang dikeluarkan lebih condong ke arah timur. Selama empat menit ada hembusan," katanya.

Ia mengatakan, untuk hujan abu, sampai saat ini belum ada yang terdeteksi. Masyarakat pun masih belum ada yang melapor ke PGM.

"Belum ada laporan dari masyarakat," katanya.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja Subandrio, mengatakan, aktivitas ini memang sudah berkali-kali pascaerupsi 2010 lalu.

"Asap solfatara yang dikeluarkan karena tidak ada pengaruh hujan. Ini tidak karena hujan, hanya embusan," katanya.

Menurut dia, pada Rabu (11/12/2013) malam diketahui terjadi gempa tektonik. Apakah itu berpengaruh mengguncang perut gunung atau tidak, masih diselidiki.

"Penyebabnya, masih diselidiki. Asap pekat ini biasanya juga disertai material abu," katanya.

Data terakhir sebelumnya, embusan terjadi pada Senin (18/11/2013) lalu. Saat itu, diklasifikasikan dengan letusan freatik.

"Kalau ini tadi belum. Karena, hanya kecil dan tidak didahului dengan letusan. Hanya hembusan biasa," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis