PASAR PERCONTOHAN SENTOLO : Spanduk Penolakan Hanya Perkeruh Suasana

Minggu, 15 Desember 2013 16:24 WIB
PASAR PERCONTOHAN SENTOLO : Spanduk Penolakan Hanya Perkeruh Suasana

Harianjogja.com, KULONPROGO- Munculnya http://www.harianjogja.com/baca/2013/12/15/pasar-percontohan-sentolo-spanduk-penolakan-relokasi-pedagang-muncul-lagi-474531" target="_blank">spanduk penolakan relokasi pedagang Pasar Percontohan Sentolo dianggap hanya memperkeruh suasana menjelang relokasi.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Sentolo (P3S), Tuminah, menuturkan, pemasangan spanduk yang mengatasnamakan pedagang hanya memperkeruh suasana menjelang relokasi, sebab sampai saat ini belum ada laporan pedagang yang merasa keberatan dengan relokasi.

“Bahkan sebagian sudah mempersiapkan lapak di pasar yang baru,” ujarnya saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (15/12/2013).

Beberapa hari sebelum spanduk terpasang, oknum yang mengatasnamakan salah satu partai politik menyebarkan surat persetujuan menolak pindah yang harus ditandatangani pedagang yang tidak setuju dengan relokasi. Menurutnya, tindakan seperti itu meresahkan pedagang dan merusak suasana kondusif.

Ia mengatakan beberapa pedagang juga datang kepadanya dan menanyakan seputar persiapan relokasi dan mereka sudah memahami serta tidak keberatan. “Untungnya, pedagang tidak terpengaruh dengan suara-suara dari oknum yang tidak bertanggungjawab,” tukas Tuminah.

Salah satu pedagang, Sutinem, 50, mengungkapkan pedagang tidak tahu menahu soal asal mula spanduk tersebut. "Sepertinya, pemasang spanduk juga bukan dari pedagang karena saat kami datang pagi-pagi spanduk itu sudah ada," terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online