Harga Pertamax Naik Rp16.250, Pertamina Ungkap Alasannya
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) DIY Haryanta mengatakan belum mendapatkan laporan lengkap dari bawahannya terkait pendaftaran tanah keprabon dari Kraton.
Namun mekanisme serfifikasi tanah keprabon itu, pihak Kraton memang harus menyerahkan data tanah keprabon ke Biro Tapem.
Ia menjelaskan, sertifikasi tanah kasultanan dilakukan untuk memberikan kepastian hukum bagi lembaga yang menggunakan tanah Kraton sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Keistimewaan No.13/2012.
Untuk mensertifikasi, Biro Tata Pemerintahan DIY mendapat jatah dana keistimewaan DIY sebesar Rp6,8 miliar.
Mengingat telah memiliki ukuran yang lebih jelas, sertifikasi tanah keprabon didahulukan. Supaya penyerapan danais dapat maksimal.
“Itu pun tidak seluruhnya. Dari total tanah keprabon, hanya 30 bidang yang akan disertifikasi. Sisanya tahun besok,” ujarnya, ketika dikonfirmasi, akhir pekan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamina menyebut penyesuaian mengikuti harga minyak dunia.
Cadence memperkenalkan ChipStack AI Super Agent Level-5 yang mampu merancang dan memverifikasi chip secara mandiri hingga 40 kali lebih cepat.
McLaren dan Red Bull mengajukan banding ke FIA setelah penalti Pierre Gasly di GP Monako 2026 dibatalkan akibat kesalahan sistem pit lane.
Kegiatan ini menjadi “magnet” bagi para komunitas dan konsumen pencinta Honda Vario untuk merayakan kebersamaan dan mempererat solidaritas.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang
Astra Motor Yogyakarta melatih 25 karyawan PT Bayer Indonesia menjadi duta safety riding untuk meningkatkan budaya keselamatan berkendara.