Festival nJeron Benteng Memancing Pemerintah Lakukan Penataan Kawasan

Senin, 16 Desember 2013 14:42 WIB
Festival nJeron Benteng Memancing Pemerintah Lakukan Penataan Kawasan

Harianjogja.com, JOGJA- Festival nJeron Benteng 2013, yang digelar dua malam, dua hari, Sabtu (14/12/2013)- Minggu (15/12/2013) yang dipusatkan di Sentra Kawasan Seni (Pasar Ngasem), bermaksud memancing pemerintah untuk melakukan penataan di nJeron Benteng, baik infrastruktur dan struktur masyarakat.

Dalam acara itu berlangsung sarasehan budaya, peresmian kampung kuliner Taman Sari di RT 34, pameran uneg-uneg dan karnaval budaya. Acara ini terakhir digelar 2003.

“Ketika kami keluar rumah, jalan sudah macet. Banyak bus besar masuk kawasan Kraton, tidak diatur,” ujar Ketua Panitia Festival Oni Wantara, Minggu (15/12/2013).

Kemacetan panjang biasa terjadi di seputaran Pasar Ngasem dan jalan menuju Candi Taman Sari. Minggu kemarin, kemacetan tidak terlalu terasa meski area parkir Taman Sari terlihat padat. Namun pada musim liburan panjang, parkir bus bisa meluber ke jalan, berselang- seling kanan- kiri badan jalan.

Oni mengatakan kegiatan itu digelar dengan bantuan dana APBD Pemda DIY 2013 sebesar Rp15 juta, namun bukan berasal dari danais. Sebab, katanya, proposal sudah masuk pada pertengahan 2012 lalu.

“Kalau danais kami bukan minta, tapi bagaimana dana itu bisa dimanfaatkan dengan optimal,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online