Hanya Ada 4 Tenaga, Pelayanan di Kecamatan Gondomanan Lancar
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto LOKET PELAYANAN-Sejumlah warga antre di loket pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Pencatatan Sipil di lantai dua kompleks Balaikota Solo, Selasa (26/6). Lokasi loket tersebut dikeluhkan setelah sejumlah warga terkilir dan terjatuh saat melewati tangga menuju loket.
Harianjogja.com, JOGJA-Camat Gondomanan Agus Arif mengatakan, kecamatan memiliki berbagai kewenangan yang semakin memudahkan upaya pemberian layanan terbaik kepada masyarakat, baik untuk pemberdayaan, pengurusan administrasi maupun untuk pembangunan fisik.
"Secara umum, tidak ada kendala dalam pelaksanaan pelimpahan wewenang ini. Dana yang dikelola kecamatan pun semakin meningkat dari tahun ke tahun," katanya, Rabu (18/12/2013).
Pada 2012, Kecamatan Gondomanan hanya mengelola dana Rp381 juta untuk pelimpahan wewenang tersebut. Dana tersebut naik lebih dari tiga kali lipat pada 2012 menjadi Rp1,2 miliar dan pada 2014 direncanakan naik menjadi Rp1,7 miliar.
"Selain untuk program pembangunan, dana tersebut juga digunakan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan merangkai janur, dan pelatihan 'room boy' untuk hotel," katanya.
Agus menyebut, warga yang mengikuti pelatihan tersebut sudah memperoleh hasil yang cukup baik, di antaranya diterima bekerja di sejumlah hotel dan menerima pesanan secara rutin untuk membuat hiasan dari janur.
Mengenai terbatasnya jumlah tenaga untuk memberikan pelayanan administrasi terpadu kecamatan, Agus mengatakan, bukan menjadi kendala.
"Kami hanya memiliki empat tenaga, namun semuanya bisa berjalan dengan lancar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share