PEMILU 2014 : Peserta Pemilu Dilarang Terima Sumbangan dari Pemerintah dan Penyumbang Asing

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 19 Desember 2013 10:54 WIB
PEMILU 2014 : Peserta Pemilu Dilarang Terima Sumbangan dari Pemerintah dan Penyumbang Asing

Bundles of rupiah banknotes are prepared for clients in a money changer in Jakarta June 12, 2013. REUTERS/Enny Nuraheni

Harianjogja.com, KULONPROGO- Ketua KPU Kulonprogo Isnaeni mengatakan peserta pemilu dilarang menerima sumbangan dari sejumlah pihak.

Ia menyebutkan sumbangan yang tidak boleh ditwrima peserta pemilu yakni dari pihak asing, penyumbang yang tidak jelas identitasnya, pemerintah, badan usaha milik negara, pemerintah desa, dan badan usaha milik desa, serta anak perusahaan milik negara dan anak perusahaan badan usaha milik daerah.

"Jika peserta pemilu terbukti menerima sumbangan dari pihak-pihak yang dilarang, akan dikenai sanksi pidana pemilu Pasal 305 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 dengan ancaman pidana tiga tahun penjara dan denda paling banyak Rp36 juta," katanya, Rabu (18/12/2013).

Dia mengatakan masyarakat dan lembaga pemantau pemilu dapat berperan serta mengawasi pengelolaan dana kampanye peserta pemilu.

Peran serta masyarakat dilakukan dalam bentuk pelaporan indikasi terjadi pelanggaran larangan penerimaan dana kampanye yang melampaui ketentuan undang-undang kepada KPU.

"Jika ada perseorangan yang menyumbang dana kampanye melebihi undang-undang harus dilaporkan ke KPU. Uang lebih dana sumbangan tersebut akan diserahkan ke kas negara," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis