Sembuh atau Berdamai? Cara Baru Memahami Penyakit Kronik
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebanyak lima pasang remaja terjaring operasi rutin pencegahan tindak asusila yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja Kulonprogo di areal penginapan Pantai Glagah, Senin (30/12/2013).
Mereka kepadatan menginap tanpa membawa identitas diri. Dalam penyidikan, terungkap perempuan yang tertangkap dalam operasi itu masuk kategori bawah umur, yakni di bawah 21 tahun. Sementara, usia laki-laki bervariasi, mulai dari 19 tahun hingga 25 tahun.
Dari pantauan Harianjogja.com, ada dugaan operasi yang dilakukan sejak pukul 09.30 WIB ini bocor. Sebab, di salah satu penginapan, Citra Tiga, terdapat tamu yang check in pada 10.08 WIB dan seketika check out pada 10.45 WIB.
Saat ditanya alasan, sang pengelola hotel menjawab tidak tahu menahu alasan tamu meninggalkan penginapan begitu cepat.
Salah satu pasang remaja yang tertangkap di Hotel Trio, MM, 22, dan NM, 18, mengaku menginap untuk merayakan ulang tahun MM.
Awalnya, mereka sempat enggan membuka pintu kamar saat personel Satpol PP mengetuk kamar. Saat dimintai identitas diri, MM mengaku tidak membawa KTP karena dompetnya hilang.
Kepada petugas, ia mengatakan sudah tamat sekolah, demikian pula halnya dengan NM, pacarnya. “Saya sudah bekerja sebagai buruh di Wirosaban Jogja dan pacar saya sudah lulus sekolah,” tukasnya.
Ia mengungkapkan, alasan menginap dengan pacarnya karena tidak mungkin berdua di dalam kamar jika di rumah masing-masing, sehingga penginapan menjadi pilihan.
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kulonprogo, Rokhgiarto, menyebutkan, semua pasangan yang terjaring dalam operasi kali ini berasal dari Purworejo.
“Mereka yang tertangkap dalam operasi kali ini kami berikan pembinaan di tempat,” ujarnya.
Selain menangkap pasangan yang diduga berbuat mesum, Satpol PP Kulonprogo juga memberikan peringatan kepada pengelola penginapan yang belum memiliki kelengkapan, seperti, tata tertib penginapan dari Disbudparpora yang ditempel di ruang penerima tamu.
Dikatakannya, operasi untuk pencegahan tindak asusila dilaksanakan berdasarkan Instruksi Bupati Nomor 4 Tahun 2010. Kali ini Satpol PP menerjunkan 11 personel yang terbagi dalam dua tim agar tugas lebih efisien.
Tujuannya, melakukan pengawasan di tempat-tempat penginapan yang terkadang mengabaikan kelengkapan, baik dari sisi tamu yang tidak membawa KTP, maupun pengelola penginapan yang membiarkan tamu di bawah umur menginap, serta tidak memasang tata tertib menginap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Makna sehat kini bergeser. Tak selalu sembuh total, penyakit kronik menuntut adaptasi dan cara hidup baru.
Panglima TNI Agus Subiyanto meminta alumni SMA Taruna Nusantara menjadi generasi adaptif, berkarakter, dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
Pakar UMY mengungkap blackout Sumatra bukan sekadar gangguan transmisi, tetapi menunjukkan lemahnya ketahanan sistem kelistrikan dan proteksi jaringan.
SpaceX meluncurkan 29 satelit Starlink baru sehingga total satelit aktif melampaui 10.400 unit untuk memperluas layanan internet global.
Ombudsman RI mendorong sistem terpadu antarkementerian untuk pengawasan TKA dan pencegahan TPPO agar pengawasan lebih efektif.
Tribute to Erros Djarot di Java Jazz Festival 2026 menghadirkan musisi lintas generasi yang membawakan karya-karya legendaris sang maestro.