Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Harian Jogja/Jumali Warga mendatangi pusat pelayanan pembuatan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di RS Jogja, Kamis (2/1).
Harianjogja.com, JOGJA - Sejumlah pasien di Rumah Sakit Jogja mengaku bingung dengan penerapan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Padahal, mulai Rabu (1/1/2014), badan yang mengintegrasikan antara pemegang Jamsostek, Jamkesmas dan Askes itu sudah diterapkan.
Alhasil, para pasien pemegang ketiga kartu tersebut harus mengantre untuk bisa mendapatkan pelayanan. Tanpa bermigrasi ke BPJS, pelayanan yang biasa mereka terima saat menggunakan ketiga kartu tersebut tidak bisa dilakukan.
Akibatnya terjadi antrean panjang di loket pelayanan pembuatan kartu BPJS. “Saya antre sejak pukul 07.30 WIB. Tapi hingga pukul 09.00 WIB belum juga dipanggil,” kata Abdul Kadir, warga Pakualaman yang memegang kartu Askes kepada Harian Jogja, Kamis (2/1/2014).
Dia menilai BPJS justru telah membuat repot para pemegang tiga kartu tersebut. Apalagi, pihak rumah sakit sebelumnya belum mengumumkan mengenai persyaratan untuk mendapatkan pelayanan.
“Kami diminta fotocopy KTP dan sejumlah syarat lain. Padahal, sebelumnya tidak ada pengumuman. Akhirnya banyak warga yang telah antre terpaksa harus kelabakan mencari tempat fotocopy,” terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.