KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Tim SAR Wilayah II Baron mengadakan evaluasi hari ketujuh karamnya kapal KM Akau Jaya Sembilan Rabu (16/10/2013). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, KULONPROGO —Tim Search and Rescue (SAR) Pantai Trisik harus menghadapi kenyataan pahit dalam tugas yang diemban sebagai tim penyelamat.
Ketiadaan sarana pos komando atau Posko membuat tim SAR selalu nebeng di warung setiap kali melakukan melakukan ngetem siaga pemantauan.
"Jadi kami di sini itu bukan jajan sebenarnya. Tapi pos kami ya di sini ini karena tim SAR di sini tidak punya Posko," ujar Wakil Komandan Tim SAR Pantai Trisik, Jaka Samudra saat ditemui Harianjogja.com, Rabu (1/1/2014).
Padahal menurut dia, eksistensi tim SAR di kawasan itu terbentuk sudah cukup lama.
Keluhan tidak hanya sebatas pada ketiadaan Posko saja. Sarana bagi keselamatan anggota tim SAR selama ini juga sangat minim.
Jaka membeberkan, tim SAR Trisik hanya dibekali dengan sarana rompi pelampung dan tali tambang setiap kali melakukan penyisiran korban tenggelam di wilayah itu.
Dengan keterbatasan sarana itu, menurut dia, justru menghambat cara kerja timnya dalam setiap kali melakukan pencarian korban tenggelam maupun terserert ombak.
"Di laut seganas itu, sarana yang kami miliki masih sangat minim. Tentu ini dapat membahayakan tim SAR sendiri," paparnya melanjutkan.
Honor yang diterima tim SAR pun terbilang tidak sebanding dengan nyawa yang dipertaruhkan.
Lebih lanjut Jaka mengeluhkan, honor tim SAR total hanya sebesar Rp368.000 yang dirapel setiap triwulan.
Honor tersebut perinciannya, dari provinsi sebesar Rp300.000 sedangkan dari kabupaten Rp68.000.
Terpisah Ketua tim SAR Pantai Trisik, Sarjiyo juga mengeluh mengenai ketiadaan sarana mobilitas untuk kepentingan koordinasi.
Cakupan wilayah tim ini sangat luas, yakni dari Trisik sampai Karangwuni. Tim terpaksa menggunakan kendaraan pribadi setiap kali melakukan koordinasi pemantauan.
"Bensinnya ya keluar dari kantong pribadi," keluhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.