Kera Liar Masuk Rumah Warga Sragen, Damkar Turun Tangan
Kera liar masuk rumah warga Sragen dan merusak perabot. Damkar evakuasi dalam 20 menit, langsung diserahkan ke BKSDA.
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY bersama Polres Sleman terus menyelidiki terhadap kasus bom molotov Gamping Sleman. Puluhan reserse dikerahkan untuk mengintai pelaku pelempar bom molotov yang membuat resah warga Gamping itu.
Sebelumnya tiga lokasi dilempar bom molotov orang tak dikenal di wilayah Gamping, yakni di rumah dinas Camat Gamping, toko berjejaring di sekitar Pasar Gamping, dan terakhir Balaidesa Banyuraden, Gamping, Sleman.
Kapolda DIY Brigjen Haka Astana menegaska soal kasus pelemparan bom molotov di Gamping, polisi tinggal mengumpulkan bukti sebagai salahsatu fakta hukum. Karena itu, melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY, pihaknya sudah menggencarkan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian agar pelaku bisa segera ditangkap. “Penyidik kami di lapangan sudah mengarah ke sesuatu pelaku atau kelompok, tapi harus ada fakta hukum," tegasnya saat ditemui di Mapolda, Senin (6/1/2014).
Haka menambahkan pihaknya enggan menyimpulkan pelaku pelemparan terkait ormas tertentu sebelum ditemukan adanya fakta hukum. Guna menemukan fakta itu, langkah yang ditempuh yakni dengan mengumpulkan petunjuk dari keterangan saksi, mengumpulkan alat bukti dan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). "Belum bisa mengatakan [terkait Ormas,] dalam penegakan hukum itu hanya satu prinsipnya, yaitu siapa yang berbuat. Setelah itu baru latar belakangnya," imbuhnya.
Kapolres Sleman AKBP Ihsan Amin mengatakan, guna menangkap pelaku dan mengamankan Gamping, dia sudah menginstruksikan kepada anggota dengan istilah "keroyok Gamping". Selain mendukung untuk mendapatkan fakta hukum ketiga kasus pelemparan sebelumnya juga sekaligus mengamankan lokasi sebagai antisipasi teror susulan. Kini hampir tiap desa disebar aparat untuk keperluan penyidikan dan pengamanan lokasi. Patroli juga dilakukan setiap malam di Gamping.
"Semua kami fokuskan di sana, istilahnya dalam tanda kutip, keroyok Gamping," ungkapnya di Polres Sleman, Senin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kera liar masuk rumah warga Sragen dan merusak perabot. Damkar evakuasi dalam 20 menit, langsung diserahkan ke BKSDA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 10 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Kemenhaj mengungkap dugaan penipuan dam dan badal haji fiktif senilai Rp1,4 miliar yang melibatkan oknum KBIHU selama musim haji 2026.
Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin mengapresiasi batik Pekalongan dan pengembangan industri kreatif yang dinilai layak menjadi contoh daerah lain.
Pemadaman listrik Bantul dan Sedayu hari ini, Rabu 10 Juni 2026. Cek daftar wilayah terdampak dan jadwal pemeliharaan PLN Jogja.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 10 Juni 2026. Rute ke Sleman City Hall, Condongcatur, Gamping, dan Kota Jogja dengan tarif Rp80.000.