GAS LANGKA : Permintaan di DIY Naik

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Selasa, 07 Januari 2014 19:59 WIB
GAS LANGKA : Permintaan di DIY Naik

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pekerja menata tabung elpiji 12 kg di gudang PT Sumber Wareh Prabowo di Mantung, Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo, Selasa (7/1). Meskipun rugi, agen mulai menjual elpiji 12kg senilai Rp90.600 pada Selasa (7/1) sedangkan masih menjual stok elpiji dengan harga lama.

Harianjogja.com, JOGJA – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY, Siswanto menuturkan, stok dan permintaan di DIY tak ada masalah.

Sekalipun saat harga jual tabung gas 12 kilogram menyentuh Rp127.000, jumlah pembeli tetap seperti hari biasa. "Pembeli pun tidak masalah, masyarakat hanya bingung jika ada perubahan harga seperti ini. Mau beli harga berapa," paparnya, Selasa (7/1/2014).

Januari 2014 ini alokasi tabung elpiji 12 kilogram di DIY mencapai 175.441 buah. Alokasi yang lebih tinggi dibanding Desember 2013 yang berkisar 130.000-140.000 unit. Jumlah tersebut direalisasikan lantaran permintaan tabung gas non-subsidi di DIY memang relatif tinggi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online